REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang Kehormatan Partai, Komarudin Watubun bakal segera mencopot Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dari keanggotan PDIP. Hamenang dipandang sudah menyalahi prinsip PDIP.
PDIP menaruh perhatian atas kasus yang menjerat Bupati Klaten. PDIP mengklaim sudah berkali-kali mengingatkan kadernya agar menjauhi korupsi.
Baca Juga- Israel Bunuh Siswa Gaza yang Sedang Pulang Sekolah
- Turki Tegaskan Komitmen Iklim Jelang Pertemuan COP31
- Analis: Likuiditas dan Ukuran Pasar Modal RI Jauh Melampaui Standalone
"Kami menyesalkan atas tindakan Bupati Klaten yang sebenarnya beberapa waktu lalu kami rutin mengingatkan para kader partai, baik di eksekutif maupun legislatif, bekerja untuk rakyat. Jangan sekali-kali menggunakan kesempatan untuk korupsi," kata Komarudin pada Sabtu (17/10/2026).
Komarudin mengungkapkan Hamenang baru saja diminta menghadapnya pada 14 September 2026. Saat itu, Komarudin memberi wejangan kepada Hamenang supaya tak melakukan korupsi.
"Baru 23 hari yang lalu, tanggal 14 September yang lalu, saya panggil beberapa kepala daerah termasuk ada yang bersangkutan, ke DPP, mengingatkan lagi mengenai hal tersebut. Ibu ketua umum juga selalu mengingatkan kader-kader, baik di eksekutif maupun legislatif untuk menjauhkan diri dari korupsi. Karena mereka bertugas di situ untuk melayani rakyat, bukan mengumpulkan kekayaan dari hasil korupsi. Berkeringat untuk mendirikan usaha boleh, tetapi jangan dari hasil korupsi," ujar Komarudin.
Atas kasus yang menjerat Hamenang, PDIP bakal memberi sanksi keras berupa pemecatan tidak dengan hormat. "Yang terjadi sekarang, Bupati Klaten ketangkap korupsi. Untuk itu, kami lagi proses pemecatan. Hari Senin besok, kami pecat. Hari Senin kami akan keluarkan surat rekomendasi pemecatan dengan tidak hormat ke yang bersangkutan. Karena kami sudah peringatkan tetapi tetap melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji yang merugikan rakyat," ujar Komarudin.
Ketua Kehormatan DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Komarudin Watubun kini mengungkapkan status Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gibran Rakabuming Raka yang bukan lagi bagian dari partainya, di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (22/4/2024) malam. - (Republika/Nawir Arsyad Akbar)
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika