REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Siti Aulia Tridani Yasmin, mahasiswa Program Studi (prodi) Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM), mendapatkan pengalaman kerja profesional sebagai bagian dari Secretariat Team Pacto Convex. Ia terlibat langsung dalam ajang internasional Electricity Connect 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.
Forum dan pameran ketenagalistrikan berskala besar ini mempertemukan lebih dari 11.000 peserta, 200 pembicara, serta 280 eksibitor dari berbagai negara. Ajang yang berkolaborasi dengan Enlit Asia ini mengangkat isu ketahanan sistem energi, digitalisasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence).
Baca Juga- Mahasiswa UNM Ikuti Indonesia Future Leaders Summit 2026 Perkuat Jiwa Kepemimpinan
- UNM dan BatStateU Filipina Gelar Pembelajaran Lintas Negara COIL Technopreneurship
- Dorong Internasionalisasi Kampus, UNM Jajaki Kemitraan dengan AIT
Selama enam hari bertugas, Yasmin menjalankan peran operasional dan administratif sekretariat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan. Ritme kerja yang cepat menuntut ketelitian tinggi, fleksibilitas, serta koordinasi lintas divisi yang responsif demi kelancaran acara.
Ketua Program Studi Bisnis Digital UNM, Lia Mazia, mengapresiasi keikutsertaan mahasiswanya dalam forum ketenagalistrikan tingkat regional tersebut. Menurutnya, pengalaman mengelola event berskala besar menjadi pembuktian penerapan ilmu bisnis digital secara nyata di lapangan.
“Keterlibatan mahasiswa seperti Yasmin dalam ajang internasional ini membuktikan bahwa kompetensi Bisnis Digital UNM sangat relevan dengan kebutuhan industri. Pengalaman mengelola proyek, koordinasi tim, dan pemahaman operasional di lapangan menjadi modal berharga untuk membentuk lulusan yang adaptif dan siap kerja,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (14/10/2026).
Ia menyampaikan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan profesional ini menjadi cerminan penerapan kurikulum yang aplikatif. Pembekalan project management, komunikasi bisnis, hingga kemampuan adaptasi teknologi terbukti mampu menjawab tantangan industri modern.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengambil bagian dalam berbagai proyek profesional dan industri skala global. Langkah ini diharapkan dapat memperluas wawasan praktis mahasiswa sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di era transformasi digital,” tegasnya.
Ikuti Whatsapp Channel Republika