Nasional

Cukup Olahraga 30 Menit Sehari! Rahasia Tubuh Bugar di Tengah Jadwal Padat

BEKASI -- Menjaga tubuh tetap bugar di tengah kesibukan sehari-hari bukan perkara mudah. Aktivitas yang padat kerap membuat seseorang mengabaikan olahraga, asupan makanan, hingga waktu istirahat. Padahal, ketiga hal tersebut adalah...

30 Oktober 2026, pukul 12:43 WIB · dibaca 0 kali

BEKASI -- Menjaga tubuh tetap bugar di tengah kesibukan sehari-hari bukan perkara mudah. Aktivitas yang padat kerap membuat seseorang mengabaikan olahraga, asupan makanan, hingga waktu istirahat. Padahal, ketiga hal tersebut adalah bagian penting dalam menjaga kebugaran tubuh.

Hyrox Performance Coach sekaligus L-Men of the Year 2006 Fernando Surya membagikan pandangannya mengenai hal tersebut melalui konsep yang ia sebut sebagai “Segitiga Emas”. Menurutnya, ada tiga faktor yang perlu diperhatikan untuk mendukung gaya hidup sehat, yakni latihan fisik, nutrisi, dan juga istirahat.

Baca Juga

“Kalau saya edukasi ke teman-teman, ada tiga faktor yang kita enggak boleh miss. Itu kita namakan segitiga emas: latihan, nutrisi, waktu istirahat,” ujar Fernando dalam sesi talkshow perayaan 25 tahun L-Men, Rabu (28/10/2026).

Menurut Fernando, olahraga tidak selalu harus dilakukan dengan latihan berat ataupun pergi ke pusat kebugaran. Orang yang memiliki keterbatasan waktu tetap bisa memulai dengan latihan sederhana di rumah. “Latihan itu enggak harus latihan berat,” kata dia.

Salah satu jenis latihan yang dibahas Fernando adalah strength training atau latihan kekuatan. Dia menjelaskan, latihan ini dapat membantu membangun otot dan, menurut pandangannya, mendukung penampilan yang terlihat lebih segar.

Fernando menyarankan dapat meluangkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit untuk berolahraga setiap harinya. Latihan menggunakan berat badan sendiri atau bodyweight training, seperti squat dan push up, bisa menjadi pilihan yang dilakukan di rumah. Penggunaan dumbbell ringan juga disebut sebagai alternatif latihan lainnya. Selain latihan kekuatan, berjalan kaki dapat menjadi pilihan aktivitas fisik yang mudah dilakukan dalam keseharian. Aktivitas tersebut bisa dilakukan saat bepergian menggunakan transportasi umum atau ketika menjalani rutinitas harian.

Fernando kemudian mengingatkan pentingnya memperhatikan asupan nutrisi, terutama protein. Menurutnya, kebutuhan tersebut bisa dipenuhi melalui makanan yang biasa dikonsumsi sehari-hari, seperti tahu, tempe, ikan, telur, dan ayam, disertai sayuran.

Menurut dia, menjaga pola makan bukan berarti harus menghindari semua jenis makanan. Hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah dan porsi makanan yang dikonsumsi. “Yang penting waktu makannya itu jangan kalap” ujarnya.

Fernando turut menyinggung pola makan dengan jeda antara waktu makan. Dia memberikan contoh sarapan, makan siang, dan makan malam dengan jarak waktu tertentu, serta mengingatkan agar tidak berlebihan saat makan. Namun, pola tersebut merupakan pendekatan yang dibagikannya dan menekankan bahwa kebutuhan setiap orang dapat berbeda.

Faktor terakhir yang tidak kalah penting adalah istirahat. Waktu tidur yang cukup membantu melengkapi upaya menjaga kebugaran, sehingga pola hidup sehat tidak hanya berpusat pada olahraga dan makanan saja. Dalam sesi tersebut, durasi tidur sekitar tujuh hingga delapan jam turut dibahas sebagai bagian dari kebiasaan yang perlu diperhatikan.

“Semakin kita rajin olahraga, makan kita teratur, istirahat kita cukup dan benar, tidur 7 sampai 8 jam, itu pasti tubuh kita akan terlihat lebih fresh,” kata Fernando.

Melalui konsep “Segitiga Emas”, Fernando menekankan bahwa menjaga kebugaran bukanlah hanya soal berolahraga, melainkan juga memperhatikan keseimbangan antara aktivitas fisik, nutrisi, dan istirahat. Ketiganya dapat menjadi pengingat untuk lebih konsisten merawat tubuh di tengah rutinitas sehari-hari.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait