Nasional

Dicoret, Dibungkam, Dibalas Konser 'Free Palestine': Macklemore Banjir Dukungan Bintang Dunia

JAKARTA -- Rapper asal Amerika Serikat, Macklemore, memulai tur "Free Palestine" di 3Arena, Dublin, Irlandia, Senin (26/10/2026) waktu setempat. Konser tersebut dimeriahkan penampilan Hozier dan grup rap Kneecap, serta...

27 Oktober 2026, pukul 04:12 WIB · dibaca 0 kali

JAKARTA -- Rapper asal Amerika Serikat, Macklemore, memulai tur "Free Palestine" di 3Arena, Dublin, Irlandia, Senin (26/10/2026) waktu setempat. Konser tersebut dimeriahkan penampilan Hozier dan grup rap Kneecap, serta mendapat dukungan dari aktor Mark Ruffalo dan sejumlah selebritas dunia lainnya.

Konser yang dihadiri warga Dublin dari berbagai kelompok usia itu dipenuhi penonton yang mengenakan keffiyeh dan membawa bendera Palestina. Pertunjukan tersebut menjadi pembuka rangkaian tiga konser Macklemore yang juga dijadwalkan berlangsung di Paris dan London pada pekan yang sama.

Baca Juga

Dalam konser itu, Macklemore menegaskan bahwa seruan "Free Palestine" merupakan panggilan untuk memperjuangkan kebebasan dan kemanusiaan, bukan ajakan untuk membenci atau memecah belah. "Enam pekan lalu, semuanya bermula dari dua kata. Hanya dua kata yang dibutuhkan. Dua kata yang berakar pada cinta dan pembebasan. Bukan untuk menyerang siapa pun, bukan untuk memecah belah. Bukan seruan untuk membenci. Melainkan seruan untuk mengakui kemanusiaan yang kita miliki bersama. Free Palestine. Saya katakan, 'Free Palestine'," kata Macklemore dilansir laman Variety, Selasa (27/10/2026).

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh BEN (@macklemore)

 

Macklemore menegaskan setiap orang berhak hidup bebas dan membesarkan anak-anak di rumah mereka tanpa rasa takut. "Namun, dua kata itu sangat mengancam bagi sebagian orang. Mereka lebih memilih membungkamnya daripada menghadapi makna sebenarnya," kata Macklemore.

la kemudian menyoroti penderitaan warga Palestina di Gaza, termasuk orang tua yang berusaha menyelamatkan anak-anak mereka dari reruntuhan bangunan. "Ketika dunia memperdebatkan dua kata itu, kita melihat video-video tersebut, kita melihat rekamannya, kita melihat para orang tua mengeluarkan anak-anak mereka dari reruntuhan. Keluarga-keluarga yang musnah. Kehancuran yang bahkan tak sanggup kita bayangkan," kata Macklemore.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait