Nasional

Dompet Dhuafa Hadirkan Safe House, Penanganan Cepat Kesehatan Dampak Asap Karhutla

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA - Sejak akhir Agustus 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah semakin meluas dan menyebabkan kabut asap yang kian pekat, khususnya di Kota Palangka...

22 Oktober 2026, pukul 15:29 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKA RAYA - Sejak akhir Agustus 2026, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Tengah semakin meluas dan menyebabkan kabut asap yang kian pekat, khususnya di Kota Palangka Raya. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kualitas udara dan meningkatnya risiko gangguan kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Respons siaga bencana kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah, terus diupayakan Dompet Dhuafa salah satunya menghadirkan rumah aman asap sejak 31 Agustus 2026. Program ini bertujuan menyediakan tempat perlindungan sementara dengan kualitas udara dalam ruangan yang lebih terjaga, sekaligus memberikan layanan kesehatan dasar bagi masyarakat terdampak kabut asap.

Baca Juga

Safe House Dompet Dhuafa berlokasi di Ma'had As Syafi'i, samping Kantor Samsat Palangka Raya, dan beroperasi dari Senin hingga Sabtu.

Menurut Puji Siswanto selaku Pimpinan Cabang Kalimantan Tengah mengatakan, “Safe House tersedia seperti adanya pendingin ruangan, tenaga kesehatan siaga, layanan oksigen, pemeriksaan saturasi oksigen, pemeriksaan tekanan darah, nutrisi dan vitamin hingga obat-obatan dasar”.

“Sejak program dimulai pada 31 Agustus 2026 hingga 18 Oktober 2026, Rumah Aman Asap telah mencatat 95 kunjungan pengunjung. Capaian ini menunjukkan bahwa keberadaan Safe House telah dimanfaatkan masyarakat sebagai salah satu alternatif untuk memperoleh perlindungan sementara serta mengakses layanan kesehatan dasar di tengah kondisi kabut asap,”tambah Puji.

Hingga kini Dompet Dhuafa terus bergerak di berbagai kota di Indonesia, dampak asap dari Karhutla mengancam berbagai sektor, layanan kesehatan terus digalakkan. Dari data per 20 Oktober 2026, Dompet Dhuafa telah melakukan 22 titik pemadaman, memberikan 112 layanan kesehatan, pendistribusian 518 makanan siap saji, pembagian 2.741 masker. Pergerakan Dompet Dhuafa tersebar di beberapa titik seperti di Kabupaten Kubu Raya, Ketapang, Pontianak wilayah Kalimantan Barat. Untuk Kalimantan Tengah menyasar wilayah Kotawaringin Timur, Kabupaten Pulau Pisau, Palangkaraya. Hingga Riau serta Sumatera Selatan. Kebutuhan mendesak seperti air bersih dan kesehatan, serta terus melakukan upaya pemadaman.

Lihat di situs asli

Berita terkait