Nasional

Donald Trump Jadikan Nama 'Mohammad' Sebagai Bahan Lelucon

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON --- Presiden AS Donald Trump melontarkan lelucon mengenai popularitas nama 'Mohammad' di dunia Muslim. Lelucon itu disampaikan saat ia menyindir jabatan presiden Iran dalam sebuah pidato kampanye...

17 Oktober 2026, pukul 01:15 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON --- Presiden AS Donald Trump melontarkan lelucon mengenai popularitas nama 'Mohammad' di dunia Muslim. Lelucon itu disampaikan saat ia menyindir jabatan presiden Iran dalam sebuah pidato kampanye pada Jumat.

"Anda tahu, jika Anda ragu dengan nama seseorang dari Timur Tengah, sebut saja 'Mohammad'," ujar Trump kepada massa di Dalton, Georgia dilansir Reuters.

Baca Juga

"Kemungkinannya sekitar 65%. 'Halo, Mohammad.' Saya sudah melakukan ini selama bertahun-tahun, dan saya tidak pernah salah."

Mohammad merupakan salah satu nama laki-laki yang paling umum bagi Muslim. Nama itu diambil dari nama Nabi Muhammad.

Trump melontarkan komentar tersebut saat membahas Iran dalam sebuah rapat umum di sebuah hanggar di Bandara Kota Dalton, Georgia, tempat ia berkampanye untuk kandidat politik dari Partai Republik menjelang pemilihan umum sela pada 3 November.

"Iran adalah satu-satunya negara di mana tidak ada seorang pun yang ingin menjadi presiden," kata Trump.

Ia lalu berpura-pura bertanya kepada beberapa orang bernama Mohammad apakah mereka menginginkan jabatan tersebut? Masoud Pezeshkian telah menjabat sebagai presiden Iran sejak tahun 2024.

Massa di Georgia menanggapi lelucon tersebut dengan reaksi yang dingin.

 

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait