REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf memastikan jamaah haji tidak perlu khawatir terkait dugaan penipuan pembayaran dam yang tengah diselidiki pemerintah. Menurutnya, kewajiban dam jamaah telah tertangani sehingga tidak akan memengaruhi keabsahan ibadah haji mereka.
"Jadi masalah dam, insya Allah bagi jamaah haji tidak usah khawatir. Insya Allah semuanya sudah selesai kerjanya," ujar Gus Irfan saat menerima kedatangan tim Musyrif Diny di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga- Bukti Rasulullah Sangat Penyabar dan Tidak Mudah Tersinggung
- Kisah Tragis Pengkhianat Rasulullah, Jasadnya Ditolak Bumi Berkali-kali
- Kemenhaj Beberkan Daftar KBIHU yang Langgar Aturan Dam Haji, Ada yang tak Mau Mengembalikan
Ia menjelaskan, dam jamaah telah terselesaikan melalui lembaga resmi Adahi yang ditunjuk pemerintah Arab Saudi untuk pengelolaan hewan dam.
"Hanya saja mungkin ada dam yang sudah terselesaikan di Adahi sehingga itu juga sudah beres," ucapnya.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul terungkapnya dugaan penipuan senilai sekitar Rp 1,4 miliar yang melibatkan praktik badal haji dan pembayaran dam oleh salah satu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) asal Jawa Barat.
View this post on Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika