REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film horor komedi Ghost in The Cell mendominasi nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2026 dengan 12 kategori. Itu termasuk film cerita panjang terbaik, sutradara terbaik dan penulis skenario terbaik untuk Joko Anwar, pemeran utama pria terbaik untuk Abimana Aryasatya, pemeran pendukung pria terbaik untuk Aming, serta sejumlah nominasi teknis.
Capaian ini juga disambut baik oleh Aming Sughandi yang berperan sebagai Gibran Nugraha alias Tokek di film tersebut. Dalam Instagram Story, Aming mengaku bersyukur atas raihan nominasi ini. "Alhamdulilah terima kash manajemenku, makash juga keluarga besar hantu dalam sel ku," kata Aming dikutip pada Selasa (13/10/2026).
Baca Juga- Resmi Diumumkan! Ini Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026
- Darius Sinathrya Ungkap Tantangan Baru di Film The Doll Ghawiah: Lebih Gore dan Mencekam
- Film Aplikasi Iblis Padukan Teror Supranatural dan Teknologi AI
Selain mendominasi nominasi di FFI, film Ghost in the Cell telah meraih Best Picture dalam kategori Horor di ajang Fantastic Fest 2026, Amerika Serikat. Film ini juga sukses tayang di 86 negara dan berhasil meraup lebih dari 3,3 juga penonton di bioskop Indonesia sejak rilis 16 April 2026.
Jajaran filmmaker dan pemain film horor komedi Ghost in the Cell dalam konferensi pers di Epicentrum, Jakarta, Senin (23/2/2026). - (Dok. Republika/Gumanti Awaliyah)
Ini bukan kali pertama film Joko Anwar mendominasi nominasi FFI. Tahun lalu, film Pengepungan di Bukit Duri juga memimpin perolehan nominasi FFI 2025 dengan total 12 nominasi dan sukses membawa pulang 5 piala citra yaitu kategori pendukung pria terbaik, pengarah sinematografi terbaik, penata musik terbaik, penata rias terbaik, dan penata efek visual terbaik.
Di ajang FFI 2026, film keluarga musikal Na Willa menyusul dengan 9 nominasi, termasuk untuk kategori Film Cerita Panjang Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik untuk Luisa Adreena, Penulis Skenario Adaptasi Terbaik untuk Ryan Adryandi, Penata Suara Terbaik, Pencipta Lagu Tema Asli Terbaik, dan sejumlah kategori teknis lainnya.
Capaian ini juga disambut baik oleh Reda Gaudiamo selaku penulis novel Na Willa. Melalui Instagram Story, ia membagikan menulis daftar 9 nominasi yang diraih film Na Willa.
Potongan adegan film Na Willa. - (Dok. Visinema Studio)
Nominasi ini juga menjadi sejarah bagi Luisa Adreena yang menjadi peraih nominasi termuda dalam sejarah di kategori pemeran utama perempuan terbaik FFI. Aktris cilik berusia 7 tahun tersebut memerankan Na Willa dalam film arahan Ryan Adriandhy tersebut.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika