Nasional

Gedung Universitas Islam Gaza Dibom Israel, Staf dan Mahasiswa Jadi Korban

  GAZA — Militer Israel melancarkan serangan udara ke gedung Universitas Islam di Kota Gaza pada Ahad (25/10/2026). Setidaknya tiga warga terbunuh akibat serangan brutal terbaru Israel di wilayah itu. Rumah...

26 Oktober 2026, pukul 01:27 WIB · dibaca 1 kali

 

GAZA — Militer Israel melancarkan serangan udara ke gedung Universitas Islam di Kota Gaza pada Ahad (25/10/2026). Setidaknya tiga warga terbunuh akibat serangan brutal terbaru Israel di wilayah itu.

Baca Juga

Rumah Sakit (RS) Al Shifa mengungkapkan, mereka menerima tiga jenazah pascaserangan udara Israel ke Universitas Islam. Selain itu, terdapat delapan korban luka yang turut dilarikan ke RS tersebut. 

Menurut dua sumber di Universitas Islam, korban yang terbunuh serangan Israel adalah staf administrasi kampus. Sementara para korban luka adalah mahasiswa. Kementerian Pendidikan di Gaza mengutuk serangan Israel ke Universitas Islam Gaza. Mereka mengatakan, serangan itu terjadi saat para mahasiswa tengah berada di ruang kelas.

“Serangan ini terjadi pada saat sektor pendidikan tinggi menghadapi pemusnahan total, dengan 95 persen bangunan milik institusi akademik telah rusak akibat perang,” kata Kementerian Pendidikan di Gaza dalam sebuah pernyataan, dikutip laman Al Arabiya.

Mereka pun mengecam kebisuan global atas serangan tak pandang bulu Israel yang kembali menargetkan pelajar di Gaza. “Keheningan global mengenai serangan terhadap mahasiswa dan universitas berfungsi sebagai dorongan untuk kelanjutan kejahatan ini,”ungkap dia.

Ribuan tenda darurat milik keluarga Palestina yang mengungsi didirikan di pantai wilayah barat Kota Gaza, Jalur Gaza, pada 14 Agustus 2026. - ( EPA/MOHAMMED SABER)

Sementara itu, militer Israel belum memberikan komentar atau keterangan resmi terkait serangan udara ke gedung Universitas Islam di Kota Gaza. Mereka mengatakan masih menyelidiki laporan terkait peristiwa tersebut. 

Juru bicara pertahanan sipil Gaza, Mahmoud Bassal, mengungkapkan, empat warga di Gaza turut terbunuh akibat serangan Israel ke beberapa daerah lain di Jalur Gaza. Dua warga di antaranya terbunuh setelah terdampak serangan udara kota selatan Khan Younis. Sedangkan dua lainnya terbunuh di pusat Deir al Balah dan wilayah utara Jalur Gaza.

Sejak perang dimulai pada Oktober 2023, militer Israel telah membantai lebih dari 74 ribu warga Gaza. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Sementara korban luka melampaui 175 ribu orang.

Pada Oktober 2025, Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata. Kendati demikian, Israel tak pernah sepenuhnya berhenti melancarkan serangan ke Gaza. Agresi Israel ke Gaza sejak diberlakukannya gencatan senjata telah membunuh hampir 1.500 jiwa. Sementara itu, korban luka melampaui 5.000 orang.

Lihat di situs asli

Berita terkait