Nasional

Gubernur Sulteng Tetapkan Status Darurat 7 Hari Pascagempa M6,7

Gubernur Sulawesi Tengah menetapkan status darurat 7 hari di empat kabupaten/kota pascagempa M 6,7.

18 Juni 2026, pukul 03:16 WIB · dibaca 1 kali

Nasional Peristiwa Gubernur Sulteng Tetapkan Status Darurat 7 Hari Pascagempa M6,7 CNN Indonesia Kamis, 18 Jun 2026 10:16 WIB Bagikan: url telah tercopy Salah satu bangunan yang rusak akibat gempa di Palu. (AFP/MUHAMMAD RIFKI) Makassar, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menetapkan status tanggap darurat setelah empat kabupaten/kota terdampak guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7.

Gempa itu menyebabkan ribuan warga terdampak dan bangunan rusak.

Status tanggap darurat tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 300 2.1/195/BPBD-C-ST/2026 yang efektif berlaku selama tujuh hari dari 17 hingga 23 Juni mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Status tanggap darurat bencana ditetapkan selama 7 hari terhitung sejak tanggal 17 juni 2026 sampai dengan 23 juni 2026," kata Gubernur Sulteng, Anwar Hafid dalam keterangannya, Rabu (17/6).

Pilihan Redaksi

Wilayah cakupan status tanggap darurat ini meliputi Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso dan Kota Palu. Keempat daerah tersebut merupakan wilayah yang terdampak gempa bumi akibat aktivitas sesar aktif Palu Koro.

"Dampak dari gempa bumi tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur, hilangnya nyawa, serta mengganggu kehidupan masyarakat di wilayah terdampak," ungkapnya.

Anwar Hafid menuturkan pemerintah telah mengalokasikan anggaran penangan bencana yang berasal dari APBD 2026

"Anggaran tersebut akan diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar penyintas seperti air bersih, obat-obatan, serta tenda pengungsian yang sangat mendesak," ungkapnya.

Sementara ini, pemerintah telah menyalurkan bantuan ke 550 kepala keluarga yang terdampak akibat guncangan gempa tersebut.

Menurut Anwar Hafid bahwa status tanggap darurat ini dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan lapangan dan perkembangan situasi nantinya.

"Saat ini, tim gabungan masih terus melakukan pendataan untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara merata di titik pengungsian," kata dia.

(mir/kid) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]
Bagikan: url telah tercopy
Lihat di situs asli

Berita terkait