Nasional

Hari Santri Nasional, PUI Dorong Santri Melek Teknologi dan AI

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dewan Penasehat Persatuan Umat Islam (PUI) KH Achmad Tjachja mendorong agar santri melek terhadap teknologi dan artificial intelligence (AI) pada momen peringatan hari Santri Nasional, Kamis (22/10/2026)....

22 Oktober 2026, pukul 16:29 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dewan Penasehat Persatuan Umat Islam (PUI) KH Achmad Tjachja mendorong agar santri melek terhadap teknologi dan artificial intelligence (AI) pada momen peringatan hari Santri Nasional, Kamis (22/10/2026). Ia menyebut momen peringatan tersebut harus semakin memperkuat peran santri dalam membangun bangsa.

"Santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga perlu memiliki wawasan luas, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman," ucap dia, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga

Ia mengatakan santri memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Achmad mengatakan pendidikan pesantren harus terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara keimanan, akhlak, ilmu pengetahuan, dan keterampilan.

Bekal tersebut, ia mengatakan penting agar santri dapat berkontribusi di berbagai bidang kehidupan. “Santri harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Penguatan ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan, dan akhlak menjadi bekal penting," kata dia.

Ia menekankan agar santri agar tidak hanya berkiprah di bidang keagamaan. Akan tetapi turut mengambil peran dalam pendidikan, ekonomi, kewirausahaan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait