Nasional

Iran Ancam Putus Kabel Bawah Laut Hormuz, Apa Dampaknya terhadap Timur Tengah dan Dunia?

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN-Di tengah ancaman Iran untuk memutus kabel bawah laut yang melintasi Selat Hormuz, kekhawatiran di kawasan Arab semakin meningkat. Jika ancaman tersebut benar-benar diwujudkan, dampaknya akan sangat besar bagi...

21 Oktober 2026, pukul 10:05 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN-Di tengah ancaman Iran untuk memutus kabel bawah laut yang melintasi Selat Hormuz, kekhawatiran di kawasan Arab semakin meningkat.

Jika ancaman tersebut benar-benar diwujudkan, dampaknya akan sangat besar bagi kehidupan masyarakat yang kini bergantung pada koneksi internet digital dalam berbagai aspek kehidupan.

Baca Juga

Ketergantungan itu mencakup aktivitas sehari-hari, seperti memesan makanan secara daring, hingga rencana pengembangan ekonomi kawasan yang bertumpu pada pusat data (data center).

Lantas, apa yang akan terjadi jika Iran benar-benar melaksanakan ancamannya? Bagaimana kehidupan masyarakat di kawasan tersebut akan terdampak?

Besarnya krisis yang mungkin timbul akibat pemutusan kabel internet bawah laut tergambar dalam pernyataan Direktur Departemen Informasi dan Komunikasi Kementerian Luar Negeri Qatar, Ibrahim bin Sultan Al-Hashimi.

Dalam pengarahan pekanan, ia menegaskan bahwa dampak pemutusan kabel bawah laut tidak akan terbatas pada satu pihak, tetapi juga akan dirasakan Iran dan negara-negara tetangganya.

Meski layanan internet berbasis satelit, seperti Starlink, terus berkembang, perannya belum dapat menyamai pentingnya kabel bawah laut bagi jaringan internet global. Hal ini juga disoroti dalam laporan situs teknologi Amerika Serikat, Ars Technica.

Lantas, seberapa besar dampak yang mungkin ditimbulkan jika kabel bawah laut yang melintasi Selat Hormuz diputus?

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait