Nasional

Istilah Mata Keranjang Muncul Gara-Gara Laki-Laki Senang Nonton Noni Bercelana Pendek Main Basket

REPUBLIKA.CO.ID, Pernah mendengar makian "dasar lelaki mata keranjang"? Ternyata lahirnya istilah tersebut memang karena kelakuan para laki-laki di era Hindia Belanda sebelum kemerdekaan. Ceritanya, wanita-wanita Indonesia senang bermain bola keranjang, semacam...

28 Juni 2026, pukul 02:47 WIB · dibaca 0 kali

Foto: AI Istilah mata keranjang lahir karena banyak pria yang datang menonton noni-noni bermain bola keranjang menggunakan celana pendek yang memperlihatkan paha mulus. Istilah mata keranjang lahir karena banyak pria yang datang menonton noni-noni bermain bola keranjang menggunakan celana pendek yang memperlihatkan paha mulus. (AI) Red: Karta Raharja Ucu Istilah Mata Keranjang Muncul Gara-Gara Laki-Laki Senang Nonton Noni Bercelana Pendek Main Basket Ahad 28 Jun 2026 09:47 WIB • Oleh: Almarhum Alwi Shahab

REPUBLIKA.CO.ID, Pernah mendengar makian "dasar lelaki mata keranjang"? Ternyata lahirnya istilah tersebut memang karena kelakuan para laki-laki di era Hindia Belanda sebelum kemerdekaan.

Ceritanya, wanita-wanita Indonesia senang bermain bola keranjang, semacam olahraga basket saat ini. Saat itu mereka bermain di Lapangan Singa yang sekarang menjadi Lapangan Banteng dan Lapangan Ikada atau sekarang menjadi Monas.

Baca Juga

Setiap pertandingan bola keranjang, meskipun hanya sekadar latihan, penontonnya selalu banyak. Terutama para laki-laki.

Mereka lebih banyak ingin menonton noni-noni mengolah bola dan memasukkannya ke dalam keranjang. Namun, alasan utamanya tentu saja mereka ingin menonton para noni yang mengenakan celana pendek sehingga memperlihatkan paha mereka yang mulus. Dari sinilah muncul istilah "mata keranjang".

Istilah lain yang tak kalah populer adalah 'cuci mata'. Kalau istilah ini lain lagi. Di era itu banyak dibangun kolam renang atau swembad, kata orang Betawi. Seperti di Cikini (kini bagian dari TIM), Manggarai (kini pertokoan Sarinah Jaya), dan Princen Park (Lokasari).

Orang Betawi sekalipun suka berenang di Ciliwung, tapi di antara mereka banyak yang ke swembad. Tapi, gadisnya masih jarang karena tabu memakai pakaian renang seperti gadis Belanda. Hingga ada istilah kala itu pergi ke swembad berarti ”cuci mata”.

Loading... Bagikan: Salin
Lihat di situs asli

Berita terkait