Oleh: Laporan Jurnalis Republika Fernan Rahadi dari Makkah, Arab Saudi.
REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH — Jamaah haji Indonesia gelombang 2 telah tiba di Madinah, Arab Saudi, sejak Kamis (11/6/2026). Mereka berbondong-bondong masuk ke dalam Raudhah, sebuah lokasi di dalam Masjid Nabawi yang terletak di pintu 39 yang ditandai dengan tiang-tiang putih, berada di antara Rumah Nabi (sekarang Makam Rasulullah SAW) sampai mimbar.
Tempat yang memiliki luas dari arah timur ke barat sepanjang 22 meter dan dari utara ke selatan 2 meter tersebut adalah tempat yang mustajab untuk berdoa. Di tempat tersebut, jamaah haji bisa memanjatkan doa dengan khusyuk untuk mengikuti sunah Rasulullah SAW. Nabi Muhammad SAW semasa hidup memberi nama tempat tersebut Raudhatul Jannah atau Taman Surga.
Baca Juga- ESDM Bantah Pemadaman Listrik karena Stok Batu Bara Menipis
- Kisah Haru Titin dari Indramayu, Guru Madrasah Diniyah yang Diapresiasi Kemenag
- Naskah Khutbah Jumat 1 Muharram: Meraih Surga dengan Menyayangi Anak Yatim
Kepala Sektor Khusus Nabawi, Muhammad Thoriq, mengatakan dalam sehari bisa mencapai 8.000 jamaah yang masuk ke dalam Raudhah. "Ini per jam 4 sore ada beberapa kloter (yang masuk) kurang lebih 1.045 jemaah. Nanti kemudian jam 17.00 juga ada beberapa kloter yang akan masuk. Total dalam sehari bisa mencapai 8.000 orang," ujar Thoriq kepada wartawan Media Center Haji (MCH), Kamis sore waktu setempat.
Seperti halnya saat gelombang pertama, Sektor Khusus Nabawi kembali memfasilitasi jamaah Indonesia untuk pendaftaran kolektif untuk masuk Raudhah yakni melalui tasreh (izin masuk) memasuki Raudhah. Caranya adalah rombongan kloter akan difasilitasi oleh ketua kloter atau petugas bimbingan ibadah kloter masing-masing untuk mendapatkan tasreh, yakni sistem kolektif yang akan dikontrol oleh Sektor Khusus Nabawi.
Selain menggunakan tasreh, jamaah juga bisa mendaftar masuk ke Raudhah secara mandiri menggunakan aplikasi Nusuk di HP masing-masing.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika