REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, –
PT Jamkrida Papua mengambil langkah strategis untuk mempromosikan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya melalui ajang Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang akan digelar di Makassar. Upaya ini dilakukan untuk memperluas pemasaran produk unggulan daerah ke tingkat nasional.
Direktur Utama PT Jamkrida Papua, Desty Pongsikabe, di Jayapura, Selasa, menyatakan bahwa partisipasi Dekranasda Papua dalam ajang nasional ini merupakan langkah positif yang harus didukung penuh oleh seluruh instansi terkait. Ia menekankan bahwa hasil kerajinan Papua memiliki nilai jual tinggi karena keasliannya.
"Seperti diketahui hasil kerajinan di Papua memiliki nilai jual yang sangat bagus, di mana keasliannya ini menjadi nilai positif untuk itu kami dalam mendukung UMKM Papua agar bisa berpromosi untuk pasar yang lebih luas," katanya.
Dukungan Dana untuk Kelancaran Promosi
Desty menjelaskan, dukungan yang diberikan perusahaan berupa bantuan dana. Ia berharap bantuan ini dapat menjamin kelancaran bagi keikutsertaan para pelaku UMKM dan Dekranasda Papua selama mengikuti rangkaian kegiatan di Makassar.
Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus mendukung penguatan UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai bentuk kolaborasi yang bertujuan meningkatkan daya saing produk asli Papua di pasar nasional.
Dia menambahkan, keikutsertaan UMKM Papua pada perayaan HUT Dekranas ke-46 tidak hanya bertujuan meningkatkan penjualan produk. Lebih dari itu, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama dengan pembeli, distributor, maupun investor dari berbagai daerah.
Produk Unggulan dan Demonstrasi Langsung
Sementara itu, Sekretaris Dekranasda Papua, Yoniman Ronting, mengungkapkan bahwa kontingen Papua telah menyiapkan berbagai produk kerajinan unggulan untuk dipamerkan selama kegiatan berlangsung. Produk-produk tersebut mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas pengrajin lokal.
"Seperti lukisan kulit kayu dari Kabupaten Jayapura, lalu batok kelapa dari Kota Jayapura, kemudian hiasan kerang laut dari Biak serta beberapa hasil kerajinan tangan lainnya yang ada di Provinsi Papua," katanya.
Menurut Yoniman, panitia menyediakan empat stan pameran untuk Provinsi Papua. Stan-stan tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal untuk menampilkan hasil karya pengrajin dari berbagai kabupaten dan kota di Papua.
"Kami juga menghadirkan para pengrajin untuk mendemonstrasikan proses mengukir secara langsung di stan pameran. Langkah tersebut diharapkan dapat menarik minat pengunjung, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing UMKM Papua di pasar nasional," ujarnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : antara