REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Kapal pengangkut Pasukan Bela Diri Jepang meninggalkan pelabuhan di Prefektur Hiroshima, Jepang bagian barat, Ahad (30/8/2026), untuk menjalankan misi membantu Indonesia memadamkan kebakaran hutan dan lahan.
Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, setelah bertolak dari pangkalan Kure, kapal Kunisaki yang membawa tiga helikopter CH-47 akan melakukan perjalanan ke Indonesia dalam waktu satu atau dua minggu, demikian laporan Kyodo.
Baca Juga- Akui Gunakan Air Kolam Warga untuk Atasi Karhutla, BNPB Mengaku Sudah Komunikasi
- Muktamar ke-35 NU Memanas, Puluhan Santri Terobos Lokasi Sidang Usai Masa Iddah Politik Disahkan
- Kebakaran Hutan, Pengingat Syariat Islam Larang Berbuat Kerusakan di Bumi
Itu merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Sekitar 350 personel akan ambil bagian dalam operasi ini, yang didasarkan pada perjanjian kerja sama yang ditandatangani pada Mei lalu oleh kementerian pertahanan kedua negara. Kebakaran hutan dan lahan saat ini tengah melanda wilayah Kalimantan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi. Enam provinsi itu adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Petugas dari Dinas Kehutanan Kalteng berupaya memadamkan kebakaran di Kelurahan Menteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (27/8/2026). Dalam upaya Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah sebanyak 10.700 personel gabungan dikerahkan yang terdiri dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Manggala Agni, hingga relawan, serta dukungan satu pesawat untuk modifikasi cuaca dan patroli udara, serta enam helikopter untuk pemadaman karhutla melalui udara. - (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara