REPUBLIKA.CO.ID, KUBU RAYA -- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti sejumlah ruas Jalur Trans Kalimantan di Dusun Lintang Batang, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (31/8/2026). Asap yang pekat membuat jarak pandang pengguna jalan terganggu, sementara warga yang melintas berupaya melindungi diri dari paparan asap.
Kondisi tersebut terjadi ketika Kalimantan Barat masih menjadi salah satu wilayah dengan konsentrasi titik panas tertinggi. Data Kementerian Kehutanan hingga Ahad (30/8) malam mencatat 455 hotspot berkepercayaan tinggi di Kalimantan Barat. Pemerintah dan tim gabungan masih melakukan pemadaman serta pengendalian karhutla di sejumlah lokasi.
Di Kubu Raya, kondisi kabut asap yang semakin pekat mendorong pemerintah daerah mengambil langkah penanganan, termasuk meminta pendistribusian masker dan air minum kepada warga.
Kabut asap juga berdampak pada jarak pandang di wilayah sekitar. BMKG mencatat Bandara Supadio, Pontianak, mengalami kondisi berasap dengan jarak pandang sekitar 1,3 kilometer pada Senin pagi.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara Foto