REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN -- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti pentingnya pembangunan di wilayah Kabupaten Kuningan yang berorientasi pada kualitas lingkungan, tata ruang, kebersihan dan pelayanan publik. Apalagi, daerah tersebut memiliki Gunung Ciremai.
Gubernur yang akrab disapa KDM ini juga mengingatkan agar pengembangan pariwisata Kuningan tidak mengorbankan kelestarian Gunung Ciremai. Ia mengungkapkan peran penting kelestarian dari gunung tertinggi di Jawa Barat itu.
Baca Juga- Viral Kopdes Merah Putih di Kaki Gunung Ciremai, Ini Faktanya dari Penelusuran Republika
- Setelah Viral Anak SD Naik Rakit Bambu ke Sekolah, KDM Perintahkan Bangun Jembatan di Waduk Saguling
- Anton Sukartono Terpilih Jadi Ketua DPRD Demokrat Jabar, KDM Ungkapkan Harapannya
“Pengembangan wisata jangan merusak Ciremai,” tegas KDM saat menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kuningan dalam rangka Hari Jadi ke-528 Kuningan Tahun 2026, yang digelar di Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Kuningan, Selasa (1/9/2026).
KDM menghimbau agar potensi ekonomi masyarakat lokal dikembangkan melalui inovasi produk, branding, kemasan dan penguatan destinasi wisata berbasis masyarakat. Ia mencontohkan, pengembangan produk khas Kuningan seperti kopi, peuyeum dan jeniper agar memiliki identitas kemasan yang lebih kuat serta mampu meningkatkan nilai ekonomi produk.
Mantan bupati Purwakarta ini juga menyampaikan komitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas jalan kabupaten melalui kolaborasi pembiayaan antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke pelosok desa.
Dia meminta agar pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berorientasi pada pengaspalan. Namun juga memperhatikan drainase, penerangan jalan umum, CCTV serta kebersihan lingkungan.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika