Nasional

KDM Minta Cimahi tak Kumuh, Bebas Sampah dan PKL, Wawalkot Tegur Kadis PUPR

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudishtira terjun langsung dalam aksi bersih-bersih pada Jumat (16/10/2026). Ia berkeliling ke sejumlah titik untuk mengecek kebersihan dan penataan wajah Kota...

17 Oktober 2026, pukul 14:21 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudishtira terjun langsung dalam aksi bersih-bersih pada Jumat (16/10/2026). Ia berkeliling ke sejumlah titik untuk mengecek kebersihan dan penataan wajah Kota Cimahi yang sebelumnya mendapat sorotan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 

"Yang disampaikan Pak Gubernur yang saya ikuti adalah bagaimana Kota Cimahi ini wajah kotanya harus jauh lebih cantik, bebas sampah, bebas kekumuhan, tidak boleh ada PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial) di pinggir jalan, tidak boleh ada PKL liar. Itulah yang utamanya sebetulnya," kata Adhitia di Alun-alun Cimahi. 

Baca Juga

Di sela-sela aksi bersih-bersih itu, Adhitia menegur Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cimahi, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggungjawab mengurusi pembangunan infrastruktur. Aspek infrastruktur menjadi bagian penting dalam penataan wajah Kota Cimahi yang berisisan langsung dengan Kota Bandung. 

"Kita ingin wajah kota ini lebih cantik. Saya juga barusan tegur juga Kadis PUPR, saya ingatkan bahwa infratruktur kota harus jadi prioritas. Kenapa? Infrastruktur kota itu yang bisa menciptakan keadilan sosial, dirasakan masyarakat," ujarnya.

Dari awal, Adhitia menginginkan penataan wajah kota itu minimalnya dilakukan secara bertahap dari mulai Tol Baros hingga kawasan Jalan Sriwijaya yang menjadi perhatian Gubernur Jawa Barat. Penataan itu bisa dimulai dengan trotoar yang bagus dan ramah disabilitas hingga drainase yang berfungsi optimal. 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait