Nasional

Kemenag Ingatkan Umat Jangan Langsung Percaya Konten Dakwah AI di Media Sosial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di era Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, banyak kreator konten memanfaatkan kemudahan yang ditawarkan teknologi tersebut untuk menghasilkan berbagai materi digital. Seiring pesatnya perkembangan AI,...

29 Juni 2026, pukul 22:57 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di era Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, banyak kreator konten memanfaatkan kemudahan yang ditawarkan teknologi tersebut untuk menghasilkan berbagai materi digital. Seiring pesatnya perkembangan AI, bermunculan pula konten dakwah di media sosial yang menampilkan gambar maupun video hasil rekayasa AI dengan visual yang sangat menyerupai manusia.

Menanggapi fenomena tersebut, Direktur Pesantren Kementerian Agama (Kemenag) RI, KH Basnang Said mengatakan, literasi penggunaan AI sangat penting dijelaskan kepada para santri dan masyarakat umum. Ketika muncul konten dakwah misalnya yang berkaitan dengan memaknai ajaran Islam, jangan langsung dipercaya.

Baca Juga

"Jangan langsung percaya, karena bisa jadi itu adalah kamuflase permainan yang justru nanti akan menggerus apa yang dipelajari di pondok pesantren," kata Kiai Basnang kepada Republika di acara AI Teaching Power Impact Forum yang diselenggarakan oleh NU Care Global dan Microsoft, Senin (29/6/2026)

Kiai Basnang menegaskan bahwa penguatan literasi AI bagi masyarakat agar mereka tidak cepat percaya terhadap konten dakwah AI di media sosial. Bisa saja di dalam dunia maya, ada konten sepertinya sama persis dengan ajaran Islam tapi sesungguhnya tidak sama persis.

Ia juga mengingatkan, para kiai jamaahnya bukan hanya santri di lingkungan pesantren. Jamaahnya termasuk di majelis taklim dan umat secara umum. Sehingga institusi pesantren sebenarnya penting untuk memberikan pengajaran kepada umat secara umum yang menjadi jamaah kiai di pesantren.

Ciri khas santri yang belajar di pesantren - (Republika)

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait