Nasional

Kementrans Tuntaskan Sertifikat 194 Bidang Tanah di Sijunjung

JAKARTA -- Kementerian Transmigrasi menuntaskan sertifikasi 194 bidang tanah milik transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, melalui Program Trans Tuntas. Penyelesaian sertifikat hak...

29 Oktober 2026, pukul 08:48 WIB · dibaca 0 kali

JAKARTA -- Kementerian Transmigrasi menuntaskan sertifikasi 194 bidang tanah milik transmigran di Satuan Permukiman (SP) 1 Padang Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, melalui Program Trans Tuntas. Penyelesaian sertifikat hak milik tersebut bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan lahan sekaligus mendukung pengembangan kawasan transmigrasi.

Sebanyak 30 sertifikat diserahkan secara simbolis kepada perwakilan transmigran oleh Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi Robi Suherman Ponglabba bersama Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda. Penyerahan berlangsung di Kantor Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Sabtu (24/10/2026), dalam rangkaian kunjungan kerja Komisi V DPR RI.

Baca Juga

Program Trans Tuntas menjadi salah satu langkah Kementerian Transmigrasi dalam menyelesaikan persoalan legalitas tanah masyarakat transmigrasi. Kepastian kepemilikan lahan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga sekaligus mendukung pemanfaatan dan pengembangan kawasan secara berkelanjutan.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Transmigrasi dan DPR RI atas dukungan terhadap pembangunan kawasan transmigrasi di wilayahnya. Pemerintah daerah berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Atas nama masyarakat Kabupaten Sijunjung, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Zigo Rolanda dan Kementerian atas perhatian besar yang telah diberikan,” ujar Benny dalam siaran pers, Kamis (29/10/2026).

Selain menerima sertifikat tanah, masyarakat transmigrasi SP 1 Padang Tarok menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pengembangan kawasan. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian warga adalah peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan untuk mendukung kelancaran mobilitas serta keamanan akses masyarakat.

Warga juga berharap adanya penambahan penempatan transmigran di SP 1 Padang Tarok agar potensi kawasan dapat dikembangkan lebih optimal. Penambahan tersebut dinilai dapat mendukung aktivitas masyarakat dan pengembangan kawasan transmigrasi.

Perwakilan masyarakat transmigrasi SP 1 Padang Tarok M. Syafaat menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan warga. Masyarakat berharap dukungan pembangunan dapat terus dilanjutkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar.

“Terima kasih kepada bapak Menteri Transmigrasi, bapak Bupati Sijunjung, dan seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan di kawasan kami,” ujar Syafaat.

Menanggapi aspirasi tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menyatakan akan mengupayakan kelanjutan pembangunan fasilitas yang masih dibutuhkan masyarakat. Zigo berharap sejumlah kebutuhan infrastruktur kawasan transmigrasi dapat ditindaklanjuti pada tahun mendatang.

"Insya Allah, tahun depan kita akan melanjutkan kembali pembangunan fasilitas yang masih menjadi kebutuhan di kawasan transmigrasi," ucap Zigo.

Kementerian Transmigrasi menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan DPR RI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait dalam menyelesaikan persoalan transmigrasi. Melalui Program Trans Tuntas, penyelesaian legalitas tanah diarahkan berjalan seiring dengan pengembangan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Lihat di situs asli

Berita terkait