REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta orang tua murid melaporkan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat atau penegak hukum apabila menemukan kasus kecurangan dan jual beli kursi selama proses seleksi penerimaan murid baru (SPMB) tahun 2026. Ia meminta masyarakat tidak takut melaporkan hal itu.
"Laporin aja, ya laporin. Proses hukum," ucap dia saat berada di kantor Disdik Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa (9/6/2026).
Baca Juga- Respons Aspirasi Masyarakat, Komisi V DPRD Jabar Buka Peluang Pansus SPMB
- Komisi V DPRD Jabar Desak Pembenahan SPMB 2026
- Jadi Syarat Masuk Sekolah, Pengajuan Aktivasi IKD di Kota Cimahi Melonjak Jelang SPMB 2026
Ia mengatakam sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya kecurangan bahkan jual beli kursi. Dedi menyebut seleksi yang ketat ini bahkan membuat anak pejabat banyak yang tidak lulus.
"Sudah jelas, anak pejabat aja banyak yang tidak lulus," kata dia.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika