Nasional

Korupsi Cukai Terkait PT Djarum Rugikan Negara Triliunan, Kata KPK

Kerugian negara terkait dugaan korupsi penerimaan negara di sektor cukai yang menyeret PT Djarum disebut mencapai triliunan rupiah.

30 Oktober 2026, pukul 00:24 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Hukum & Kriminal Korupsi Cukai Terkait PT Djarum Rugikan Negara Triliunan, Kata KPK CNN Indonesia Jumat, 30 Okt 2026 07:24 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Ilustrasi. Kerugian Negara di Korupsi Cukai Terkait PT Djarum Capai Triliunan. (CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim). Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Kerugian negara terkait dugaan korupsi penerimaan negara di sektor cukai yang menyeret PT Djarum disebut mencapai triliunan rupiah.

"Untuk hitungan awal di angka triliunan (kerugian negara)," kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (29/10) malam.

Budi mengatakan kasus itu merupakan pengembangan dari perkara di lingkungan Bea Cukai yang terungkap pada Februari lalu dan Penyidik menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru pada Oktober ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lihat Juga :Kantor Pusat PT Djarum Digeledah KPK, Apa yang Diusut Penyidik?

KPK telah menggeledah Kantor Pusat PT Djarum dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah terkait kasus ini.

Budi belum mengungkap tempus atau waktu terjadinya dugaan tindak pidana korupsi di sektor cukai tersebut.

"Untuk tempus-nya nanti kami update, ya. Jadi memang ini akan ditarik mundur ya untuk beberapa tahun ke belakang. Nanti kita akan melihat dugaan praktik penyimpangan dalam cukai ini sejak kapan dilakukan," katanya.

[Gambas:Video CNN]

Budi mengatakan untuk mengumpulkan alat bukti terkait kasus itu, penyidik melakukan penggeledahan di Kudus, termasuk Kantor PT Djarum dan Kantor Bea Cukai setempat.

Ia juga belum mengungkap apa saja yang disita penyidik lantaran penggeledahan lanjutan di Kudus.

Lihat Juga :KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai Kudus

"Sehingga di tahap penyidikan awal ini, strategi penyidikannya adalah melakukan kegiatan penggeledahan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang dibutuhkan dalam pengungkapan perkara ini," kata Budi.

"Artinya ini murni terkait dengan penegakan hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan penerimaan negara khususnya di sektor cukai," katanya.

Terkait penggeledahan yang dilakukan KPK di Kantor Pusat PT Djarum, Corporate Communication Senior Manager Group, Djarum Budi Darmawan sebelumnya mengungkapkan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang dilakukan KPK.

"Kami menghormati dan menaati hukum," kata Budi Darmawan.

(yoa/ugo) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait