REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Dewan Agama Islam Singapura (MUIS), Rabu (14/10/2026), mengimbau warga Singapura yang berencana menunaikan ibadah umrah untuk mempertimbangkan penundaan perjalanan mereka ke Arab Saudi. Imbauan ini sejalan dengan anjuran Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) agar masyarakat menunda seluruh perjalanan ke negara tersebut akibat meningkatnya risiko keamanan.
“Kami memahami betapa berartinya perjalanan umrah bagi para jemaah dan keluarga mereka. Bagi banyak orang, umrah merupakan perjalanan spiritual yang sangat pribadi, yang telah lama dinantikan, dipersiapkan, dan dibiayai melalui tabungan,” kata MUIS dalam imbauan terpisah yang diunggah di situs web dan akun media sosial resminya.
Baca Juga- Febrie Minta Dibebaskan Usai Tolak Dakwaan Pemerasaan dan TPPU Jaksa
- PSI Pilih Hormati Desakan Pemakzulan Gibran Gara-Gara Ijazah SMA
- Wajib Halal Tinggal Menghitung Hari, Kemenag: Banyak Pelaku Industri yang Minta Tambahan Waktu
“Kami memohon pengertian masyarakat untuk mengambil langkah-langkah keselamatan yang diperlukan dan mempertimbangkan penundaan perjalanan selama risiko keamanan masih tinggi," tambah pernyataan MUIS.
MUIS juga mengimbau warga Singapura yang saat ini berada di Arab Saudi agar tetap tenang, mengikuti arahan otoritas setempat dan MFA, serta terus menjalin komunikasi dengan penyelenggara perjalanan dan maskapai penerbangan mereka.
MUIS menambahkan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan lembaga pemerintah terkait untuk memberikan informasi terbaru jika diperlukan.
“Kami menghargai kesabaran dan pengertian masyarakat, serta mengimbau para jamaah dan keluarga mereka untuk tetap berpedoman pada imbauan resmi seiring dengan perkembangan situasi,” kata dewan tersebut.
“Kami turut berharap agar kondisi keamanan di kawasan tersebut segera membaik, demi kepentingan para jemaah dan keluarga mereka. Kami berdoa agar mereka senantiasa aman dan sehat, serta dapat mewujudkan niat untuk menunaikan ibadah umrah dengan aman dan tenang ketika situasi memungkinkan,” tambah MUIS.
Sumber:
Ikuti Whatsapp Channel Republika