REPUBLIKA.CO.ID,Proses hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah bukanlah keputusan yang terjadi tanpa pertimbangan. Di balik peristiwa bersejarah tersebut, terdapat sejumlah faktor yang menjadikan Madinah sebagai tempat paling ideal untuk mengembangkan dakwah Islam.
Salah satu alasan utamanya adalah kesiapan masyarakat Madinah menerima ajaran Islam, bahkan mereka terlebih dahulu mencari dan menyatakan kesetiaan kepada Rasulullah SAW sebelum beliau berhijrah ke kota tersebut.
Baca Juga- Ini Sejumlah Rekor yang Ditorehkan Messi Setelah Antar Argentina Sikat Aljazair
- Menjaga dan Melestarikan Kemabruran Haji
- Messi Ungkap Alasan Menangis Usai Cetak Gol Pertama ke Gawang Aljazair, tak Terkait Sepak Bola
Hijrah Rasulullah SAW ke Madinah juga bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan langkah strategis dalam membangun peradaban Islam. Kota itu dipilih karena warganya lebih siap menerima dakwah, bahkan lebih dulu mencari Rasulullah SAW untuk beriman.
Jika muncul pertanyaan dengan alasan apa kota Madinah menjadi pilihan hijrahnya Nabi Muhammad SAW? Jawabannya, faktor utamanya adalah kesiapan warga Madinah dalam menerima dakwah Islam.
Jamaah Tarekat Naqsabandiyah melaksanakan Sholat Idul Adha di Surau Baru Pauh, Padang, Sumatera Barat, Selasa (26/5/2026). Tarekat Naqsabandiyah di Padang menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1447 Hijriyah pada Selasa, 26 Mei 2026 atau sehari lebih awal dari hari yang ditetapkan pemerintah. - (ANTARA FOTO/Fitra Yogi)
Ada yang menarik dalam kisah keislaman warga Madinah, justru mereka yang mencari-cari Nabi Muhammad SAW karena ingin beriman kepada Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT.
Warga Madinah sendiri yang mencari Rasulullah SAW, bukan seperti warga Makkah yang harus didatangi Rasulullah SAW saat memperkenalkan Islam.
"Justru warga Madinah ini dalam kesempatan haji dan banyak kesempatan lain berusaha ingin berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW untuk masuk Islam," tulis KH Ahmad Sarwat Lc dalam buku Madinah Era Kenabian terbitan Rumah Fiqih Publishing.
Infografis 3 Cara Raih Ampunan Allah di Tahun Baru Hijriyah - (Republika.co.id)
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika