ISTANBUL - Jepang, menyoroti tiga alasan di balik kondisi keamanan yang 'memburuk' dengan cepat di Asia Tenggara. Salah satunya faktor bencana alam. Tokyo menjanjikan dukungan bagi ASEAN yang beranggotakan 11 negara.
“Bencana alam kini semakin parah, melumpuhkan sektor komunikasi, layanan kesehatan, dan transportasi secara bersamaan,” kata Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, dalam pertemuan gabungan menteri pertahanan ASEAN di Cebu, Filipina, negara yang saat ini memegang keketuaan ASEAN.
Baca Juga- Komunitas Umrah Backpacker Nilai Imbauan Penerbangan tanpa Transit ke Singapura-Malaysia Realistis
- Petinggi Perusahaan RI Berbasis di Singapura Temui Menteri Singapura, Ada yang Ogah Duduk di Depan
- Rp42 Triliun, Cuan Grup Sawit yang Dipanggil Singapura Terkait Karhutla
Selain bencana alam sebagai alasan pertama, Koizumi juga menyebut konflik di berbagai belahan dunia sehingga berdampak kepada rantai pasok dan pasokan energi sebagai alasan kedua.
Adapun faktor ketiga yakni pola keseimbangan militer yang bergeser dengan cepat sehingga meningkatkan risiko benturan serta kemungkinan terjadinya kesalahan perhitungan berbahaya.
"Krisis-krisis ini tidak sekadar beradaptasi, mereka saling tumpang tindih dan memperkuat satu sama lain," kata Koizumi, seraya menekankan pentingnya persatuan, sentralitas, dan ketahanan" ASEAN.
Pernyataan itu disampaikan Koizomi di tengah menghangatnya hubungan Indonesia-Singapura menyusulan persoalan kabut asap dan pemangkasan pasokan gas. Presiden RI Prabowo Subianto telah melakukan pertemuan dengan Menlu Singapura semalam membahas ragam persoalan kedua negara.
Koizumi menyatakan bahwa negara-negara anggota ASEAN tengah memperkuat kemampuan mereka sendiri untuk merespons dan melakukan pencegahan.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara