Nasional

Menkes Buka Suara Terkait Isu Viral Beeru Stevia

JAKARTA  -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, konsumsi terlalu banyak gula ataupun penggantinya tidak disarankan, merespons isu viral Beeru Stevia yang diduga mengandung pemanis buatan. Beeru Stevia...

30 Oktober 2026, pukul 11:50 WIB · dibaca 0 kali

JAKARTA  -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, konsumsi terlalu banyak gula ataupun penggantinya tidak disarankan, merespons isu viral Beeru Stevia yang diduga mengandung pemanis buatan. Beeru Stevia untuk sementara menghentikan penjualan produk mereka.

"Memang gula ini kalau ketinggian bisa menyebabkan diabetes bisa kena stroke, bisa kena jantung, bisa kena masalah ginjal," kata Budi di Jakarta, Jumat (30/102/2026).

Baca Juga

Begitu pun dengan sejumlah pemanis buatan, katanya. Menurutnya, beberapa pemanis buatan tidak direkomendasikan, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) lebih mengetahui tentang hal tersebut.

Dia mengatakan, sebagai upaya untuk mengedukasi masyarakat, pihaknya dan BPOM beserta para mitra di Komite Kebijakan Sektor Kesehatan (KKSK) menyetujui penggunaan Nutri-level untuk mengedukasi publik tentang kadar gula, garam, dan lemak produk pangan dan minuman.

Sebelumnya, di media massa dikabarkan bahwa pemengaruh Dokter Detektif (Doktif) membagikan hasil uji laboratorium independen terhadap produk pemanis Beeru Stevia. Hasilnya, terdapat pemanis sintetik, yakni sukralosa dan neotam yang tidak tertera pada label komposisi kemasan produk itu.

Selain itu, juga ditemukan kandungan karbohidrat 47,21 persen dan energi total 188,84 kilokalori per 100 gram sampel. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan, pihaknya tengah menelusuri isu itu.

Merespons unggahan itu, Beeru dan pihak manufaktur telah menghentikan sementara penjualan produk tersebut. Beeru Stevia disebut diproduksi bekerja sama dengan mitra manufaktur yang menangani formulasi, penanganan bahan baku, dan produksi. 

"Kami berkomitmen menindaklanjuti hal ini sampai tuntas dan akan menyampaikan pembaruan setelah informasi terkonfirmasi," demikian pernyataan Manajemen Beeru Stevia.

View this post on Instagram

A post shared by Beeru Indonesia (@beeruindonesia)

 

 

 

Loading... sumber : Antara
Lihat di situs asli

Berita terkait