Nasional

MSC Poesia Gagal Berlayar, Perusahaan Ungkap Alasan Masalah Tak Kunjung Tuntas

JAKARTA -- Perusahaan pelayaran MSC Cruises akhirnya mengungkap alasan kapal pesiar mewah MSC Poesia tidak dapat melanjutkan perjalanan dari Pelabuhan Miami, Amerika Serikat (AS). Perusahaan mengakui bahwa sumber daya yang...

5 November 2026, pukul 02:00 WIB · dibaca 0 kali

JAKARTA -- Perusahaan pelayaran MSC Cruises akhirnya mengungkap alasan kapal pesiar mewah MSC Poesia tidak dapat melanjutkan perjalanan dari Pelabuhan Miami, Amerika Serikat (AS). Perusahaan mengakui bahwa sumber daya yang diperlukan untuk menyelesaikan persoalan regulasi pada kapal tersebut tidak tersedia tepat waktu, sehingga pelayaran selama 11 malam terpaksa dibatalkan.

Pengakuan tersebut muncul dalam surat resmi MSC Cruises kepada para penumpang pada Selasa (3/11/2026). Surat itu memberikan penjelasan lebih jauh dibandingkan keterangan awal perusahaan yang hanya menyebut adanya persoalan regulasi sebelum keberangkatan.

Baca Juga

Cruise Industry News dalam laporan Rabu (4/11/2026) mengungkapkan bahwa perusahaan telah berupaya menyelesaikan masalah sejak Ahad (1/11/2026), ketika kapal seharusnya meninggalkan PortMiami menuju sejumlah negara di kawasan Karibia dan Amerika Tengah.

Namun, upaya tersebut tidak menghasilkan penyelesaian yang memungkinkan kapal berangkat sesuai jadwal. Dalam suratnya, MSC Cruises menjelaskan bahwa persoalan regulasi muncul sebelum keberangkatan pada Ahad malam. Perusahaan menyatakan sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan tersebut tidak tersedia dalam waktu yang memungkinkan jadwal pelayaran tetap dipenuhi.

Pernyataan tersebut menjadi perkembangan penting karena mengungkap adanya kendala penyelesaian yang berkaitan dengan ketersediaan sumber daya, bukan semata lamanya pemeriksaan oleh otoritas pelabuhan.

Meski demikian, MSC Cruises belum menjelaskan sumber daya apa yang dimaksud. Perusahaan tidak merinci apakah kendala tersebut berkaitan dengan suku cadang, tenaga teknis, peralatan khusus, dokumen, atau kebutuhan lainnya.

Karena itu, belum terdapat dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa kapal mengalami kerusakan pada komponen tertentu atau operator tidak memiliki teknisi yang diperlukan.

Penjaga Pantai AS Temukan Kekurangan Sistem Kapal

Penjelasan perusahaan muncul setelah Penjaga Pantai Amerika Serikat atau US Coast Guard mengonfirmasi penemuan sejumlah kekurangan pada sistem MSC Poesia.

Komandan Sektor Miami Penjaga Pantai AS, Kapten Frank Florio, dalam pernyataan Selasa (3/11/2026), menyatakan petugas menemukan ketidaksesuaian pada sistem di atas kapal yang harus ditangani bersama operator.

Namun, Florio menjelaskan bahwa otoritas belum dapat mengungkapkan rincian temuan karena pemeriksaan dalam mekanisme Port State Control masih berlangsung.

Penjaga Pantai AS juga menegaskan bahwa kapal tidak boleh meninggalkan pelabuhan sebelum kekurangan yang menjadi dasar penahanan diselesaikan dan izin keberangkatan diterbitkan.

Dengan demikian, terdapat dua persoalan yang saling berkaitan. Pertama, otoritas menemukan kekurangan yang menghambat keberangkatan. Kedua, perusahaan menyatakan sumber daya untuk menyelesaikan masalah tersebut tidak tersedia dalam waktu yang diperlukan untuk mempertahankan jadwal perjalanan.

Seatrade Cruise News melaporkan pada Rabu (4/11/2026) bahwa MSC Poesia masih berada di dermaga PortMiami. Ketika dimintai penjelasan mengenai tindakan perbaikan yang sedang dilakukan, MSC Cruises tidak memberikan jawaban kepada media tersebut.

Belum tersedia pula penjelasan resmi yang menetapkan kapan pemeriksaan akan selesai dan kapal memperoleh izin untuk kembali berlayar.

MSC Cruises Tegaskan Keselamatan Penumpang Tidak Terganggu

Dalam surat yang sama, MSC Cruises berusaha memberikan kepastian kepada wisatawan mengenai kondisi mereka selama berada di kapal.

Perusahaan menyatakan kesehatan dan keselamatan penumpang maupun awak tidak pernah dikompromikan sepanjang kejadian tersebut.

Pernyataan itu penting karena penahanan kapal oleh otoritas maritim dapat menimbulkan kekhawatiran mengenai kondisi teknis dan kelayakan perjalanan.

Namun, klaim perusahaan mengenai keselamatan penumpang harus dibedakan dari temuan regulator. Penjaga Pantai AS telah mengonfirmasi adanya kekurangan sistem yang memerlukan tindakan korektif, tetapi belum mengungkapkan jenis maupun tingkat keseriusannya.

Tidak terdapat informasi resmi yang cukup untuk menyatakan adanya keadaan darurat langsung terhadap para penumpang. Sebaliknya, pernyataan perusahaan juga tidak berarti seluruh persyaratan keselamatan untuk keberangkatan telah dipenuhi.

Dalam pengawasan kapal asing, keputusan mengizinkan kapal kembali berlayar tetap berada pada otoritas yang berwenang setelah persyaratan perbaikan dinilai terpenuhi.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait