REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Di tengah aksi protes mahasiswa di Prancis, sebuah slogan baru mulai digunakan oleh para demonstran.
Seruan “Bismillah, c'est les tenebres” yang terdengar dalam aksi-aksi protes belakangan ini telah menjadi slogan tak resmi dari gerakan tersebut.
Baca Juga- Trump Kian 'Mesra' dengan Putin, Zelensky Terdesak: Apakah Ukraina Akan Dikorbankan?
- Kualitas Udara di Jakarta Masih tak Sehat, Pramono Minta Modifikasi Cuaca Dilakukan Sebelum JRF
- Bupati Pati Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi DJKA dan Pemerasan Perangkat Desa
Seruan ini memadukan ungkapan berkah dalam Islam—yang berarti “Dengan nama Allah”—dengan istilah bahasa gaul Prancis yang menggambarkan situasi suram, yakni “Ini adalah kegelapan.”
Menurut The New York Times, slogan tersebut dianggap sebagai representasi singkat dari kesenjangan antargenerasi.
Bagaimana Slogan Ini Menjadi Populer?
Kalimat tersebut kabarnya pertama kali digunakan di Snapchat oleh seseorang yang ingin bergabung ke dalam ruang obrolan pribadi milik para penyelenggara aksi protes mahasiswa.
Pengguna tersebut menyapa pengguna Snapchat dengan kalimat “Bismillah, c'est les tenebres”—sebuah frasa yang terdengar tidak masuk akal, namun tampak meniru perpaduan bahasa Arab dan Prancis yang terkadang digunakan oleh kaum muda di negara tersebut.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika