REPUBLIKA.CO.ID, MOJOKERTO, – Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur, bersama jajaran kepolisian memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, kerukunan, dan persatuan masyarakat. Langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran pembangunan serta pelayanan publik di wilayah setempat.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menegaskan bahwa kekompakan antara pemerintah daerah dan aparat keamanan merupakan modal penting untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan doa kebangsaan memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Masjid Darul Amanah, Balai Kota Mojokerto, Selasa (20/10) malam.
Menurut Ning Ita, sapaan akrabnya, setiap unsur pemerintahan memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda, namun mempunyai tujuan yang sama, yakni memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kita semua di sini adalah pelayan masyarakat, abdi bangsa, dan abdi negara. Kalau semua tugas dijalankan dengan kekompakan dan kegotongroyongan, insya Allah akan lebih mudah menuju satu tujuan, yaitu demi masyarakat Kota Mojokerto,” katanya.
Apresiasi Sinergi Lintas Instansi
Ning Ita memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kota Mojokerto dan Polres Mojokerto Kota. Ia berharap kerja sama lintas instansi ini terus diperkuat untuk menjaga kedamaian dan mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan.
“Melalui doa ini, kita bermunajat bersama demi kedamaian bangsa dan negara. Ketika Allah menganugerahkan pemimpin-pemimpin yang berjalan di jalan yang lurus, Insya Allah kita yang dipimpin juga bisa merasakan energi positifnya,” tuturnya.
Selain aspek keamanan, Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Ia mengingatkan agar capaian positif dapat tersampaikan dengan baik kepada publik. “Kita ingin Indonesia dengan segala pluralismenya tetap mengedepankan toleransi. Kalau semuanya rukun dan bergotong royong, insya Allah kita yang bertugas di daerah juga akan lebih nyaman dalam menjalankan tugas masing-masing,” ujarnya.
Komitmen Polres Jaga Stabilitas
Sementara itu, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Doddy Munandar menyatakan bahwa kekuatan bangsa tidak hanya dibangun melalui kemajuan pembangunan dan pertahanan, tetapi juga melalui persatuan, kerukunan, serta komitmen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Ia menegaskan bahwa Polres Mojokerto Kota berkomitmen penuh untuk mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kerja sama dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat. “Keamanan bukan hanya tanggung jawab TNI dan Polri, melainkan tanggung jawab kita bersama. Semoga melalui doa kebangsaan ini, kita dapat mendoakan para pemimpin agar mampu menjalankan amanah dengan baik demi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.
AKBP Doddy berharap kegiatan doa kebangsaan tersebut dapat semakin mempererat hubungan antarlembaga sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap keamanan dan ketertiban di Kota Mojokerto.
Kegiatan itu turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Ketua PCNU Kota Mojokerto KH Muhammad Shodikin Marzuqan, pengasuh Pondok Pesantren Al-Azhar Gus Abdul Hamid, serta jajaran perangkat daerah dan Polres Mojokerto Kota.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : antara