Nasional

Petinggi PSI Duga Ada Kekuatan Politik di Balik Polemik Ijazah Gibran

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menduga polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditunggangi kepentingan politik tertentu. PSI menilai polemik tersebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik,...

17 Oktober 2026, pukul 01:31 WIB · dibaca 1 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menduga polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditunggangi kepentingan politik tertentu. PSI menilai polemik tersebut tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik, meski belum mengungkap pihak yang diduga berada di baliknya.

Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan dugaan keterlibatan kekuatan politik dalam polemik tersebut cukup kuat. Namun, ia menegaskan dan tetap meyakini soliditas koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga

"Sebetulnya sudah sangat terang, tetapi ya ini kami melihatnya sudah sangat terang, tapi dugaan kami keras ini ditunggangi oleh kepentingan, kekuatan, kepentingan politik tertentu untuk tujuan tertentu yang di mata kami sangat jelas apa tujuannya. Namun kami meyakini bahwa koalisi Pak Prabowo Gibran ini kuat," kata Bestari saat dihubungi Republika, Jumat (16/10/2026).

Ia juga menyebut,apabila dugaan tersebut benar, pola politik semacam itu tidak mencerminkan praktik politik yang semestinya.

"Ini menduga sangat bahwa tidak mungkin tidak ditunggangi oleh kekuatan politik tertentu, itu ditunggangi oleh kekuatan politik tertentu lah, hanya saja bila mana itu benar maka saya menyatakan bahwa itu model berpolitik kebanci-bancian aja," katanya.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait