REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat tengah memburu pria berinisial TH yang menganiaya seorang perempuan YTT (29 tahun) hingga sulit melihat dan berbicara di Kabupaten Bandung. Petugas hampir menangkap pelaku akan tetapi berhasil meloloskan diri.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan petugas terus mengejar pelaku. Ia mengatakan pelaku terus berpindah-pindah lokasi menghindari kejaran petugas.
Baca Juga- Chat Mesum Mahasiswa Unnes Lecehkan Perempuan Viral, Kampus Ambil Tindakan
- Tiga Tahun Hilang, Perempuan Asal Bandung Ditemukan Luka Berat tak Bisa Melihat dan Sulit Berbicara
- Kadisdik Jabar Tanggapi Santai Diadukan Orang Tua Murid ke Ombudsman Soal Carut Marut SPMB
"Beberapa waktu kita gerebek tetapi yang bersangkutan masih bisa meloloskan diri," ucap dia, Jumat (19/6/2026).
Ia melanjutkan petugas terus mengejar pelaku yang berbuat keji. Pihaknya belum dapat menyampaikan lokasi pelaku akan tetapi petugas terus melakukan pengejaran.
Sebelumnya, seorang perempuan berinisial YTT (29 tahun) yang diduga hilang selama tiga tahun ditemukan dalam kondisi mengalami luka berat dan dirawat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Korban yang berasal dari Kabupaten Bandung ini diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan rekan prianya TH.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polda Jawa Barat oleh kakak korban pada Jumat (12/6/2026) lalu. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan korban telah melaporkan kejadian yang menimpanya ke polisi.
Ia mengatakan kakak korban menerima pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang menginformasikan bahwa adiknya berada di instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Setelah mendapatkan informasi itu, kakak korban mendatangi rumah sakit dan mendapati adiknya mengalami luka berat.
"Korban dalam keadaan luka berat di bagian kepala, wajah, kaki dan luka ringan di bagian tangan," kata dia, Selasa (16/6/2026).
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika