Nasional

Prabowo: Ada Korporasi Asing Terkait Karhutla 19 Kali Langgar Aturan

Presiden Prabowo menyebut ada indikasi perusahaan asing yang berkali-kali melanggar aturan dan menjadi biang kerok karhutla di Indonesia.

22 Oktober 2026, pukul 09:46 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa Prabowo: Ada Korporasi Asing Terkait Karhutla 19 Kali Langgar Aturan mnf | CNN Indonesia Kamis, 22 Okt 2026 16:46 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Presiden RI Prabowo Subianto menyebut ada indikasi perusahaan asing yang berkali-kali melanggar aturan dan menjadi biang kerok kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Foto: Sekretariat Presiden Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto menyebut ada indikasi perusahaan asing yang berkali-kali melanggar aturan dan menjadi biang kerok kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/10).

"Kebakaran hutan, ternyata ada indikasi-indikasi banyak perusahaan asing yang ikut harus tanggung jawab. Dikasih konsesi, sudah belasan tahun, ada yang melanggar, tiga-empat kali melanggar, ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar. Ini menurut saya enggak usah lah, sudah dua kali melanggar dicabut saja," kata Prabowo di hadapan sejumlah kepala daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengklaim tidak gentar mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang membuat pelanggaran, terlebih lagi membuat susah warga Indonesia.

Lihat Juga :Prabowo: Banyak Perusahaan Asing Terlibat Karhutla di Indonesia

Ia menyebut tak segan mencabut izin usaha korporasi yang menjadi biang kerok karhutla, termasuk perusahaan milik asing.

"Ini minta dicek lagi apa benar 19 kali, ini ndablek banget ini, dan kok kita takut? Takut siapa? Siapa pun kalau dia melanggar sudahlah cabut saja, sudah saya enggak ragu-ragu saya cabut saja nanti," ucap dia.

Lihat Juga :Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka Karhutla

Prabowo pun mengaku heran ada negara-negara yang mengolok-olok Indonesia buntut karhutla ini. Padahal, banyak perusahaan dari negara dimaksud yang menjadi biang keroknya.

"Nanti pada saatnya kita umumkanlah nama-nama itu, tapi kita cool saja, kita tenang," ujarnya.

(ryn) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait