TEL AVIV -- Mayor Jenderal (Purn) Israel, Itzhak Brik, memperingatkan bahwa Israel sedang menghadapi kehancuran yang tidak dapat dipulihkan di seluruh sektor militer, ekonomi, dan lembaga negaranya.
Ia berpendapat bahwa negara tersebut telah kehilangan legitimasi internasional serta dukungan sekutu, dan tidak akan mampu bertahan dalam isolasi yang berkepanjangan.
Baca Juga- Oposisi Israel Berupaya Ambil Kendali Knesset dan Susun UU yang Menyasar Netanyahu
- Serangan Israel Tewaskan Delapan Warga Gaza, Termasuk Bocah Empat Tahun
- Media Ibrani: Israel Kian Dekat dengan Perang Baru Melawan Iran, Keputusan di Tangan Trump
Dalam sebuah artikel opini yang diterbitkan pada Ahad oleh harian Israel, Maariv, Brik menggambarkan situasi ini sebagai keruntuhan menyeluruh, bukan sekadar krisis politik.
Ia menyebut hasil pemilihan parlemen Selasa lalu sebagai 'surat kematian resmi Negara Israel'.
Dilansir TRT, ia juga menuding para komentator televisi terlalu fokus pada jumlah kursi dan negosiasi koalisi, sementara mengabaikan masalah nasional yang jauh lebih mendalam. Ia mengibaratkan liputan mereka seperti orkestra yang tetap bermain di atas kapal Titanic saat kapal itu tenggelam.
Brik, yang pernah menjabat sebagai komandan akademi militer dan ombudsman untuk pengaduan tentara di Kementerian Pertahanan, menyatakan bahwa Israel telah menjadi negara yang dikucilkan secara internasional.
“Kita telah kehilangan legitimasi dan sekutu,” tulisnya, seraya memperingatkan bahwa mereka tidak akan sanggup bertahan dalam isolasi total untuk waktu yang lama.
Ia menjelaskan bahwa pasukan darat Israel menderita kelemahan struktural dan penurunan moral. Para tentara tidak lagi memiliki kapasitas untuk mempertahankan Israel dari ancaman yang datang secara bersamaan, baik dari dalam maupun luar perbatasan.
Ia memperingatkan bahwa militer yang kelelahan akan kesulitan untuk menghalau serangan skala besar atau melindungi warga sipil dalam konflik regional yang lebih luas.
Lihat postingan ini di InstagramLoading... Ikuti Whatsapp Channel Republika