Nasional

Republika Apresiasi Pelaku Program Berkelanjutan via ESG Now Awards 2026, Ini Daftar Pemenangnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia, Republika kembali menggelar ajang penghargaan ESG Now Awards 2026. Penghargaan ini diberikan kepada...

19 Oktober 2026, pukul 04:31 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai bentuk komitmen dalam mendorong penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia, Republika kembali menggelar ajang penghargaan ESG Now Awards 2026. Penghargaan ini diberikan kepada korporasi swasta, BUMN, serta instansi pemerintah daerah yang dinilai berhasil mengintegrasikan prinsip keberlanjutan, kepedulian lingkungan, dan dampak sosial ke dalam kebijakan serta operasionalnya.

Dewan juri melakukan penilaian secara objektif dan terukur yang terbagi dalam dua jalur utama, yakni Corporate Track dan Government Track. Republika juga berkolaborasi dengan PT Surveyor Indonesia sebagai Enrichment Partner dalam proses penjurian.

Baca Juga

Berikut daftar pemenang beserta program unggulan yang mengantarkan mereka meraih penghargaan tahun ini:

A. Corporate Track

1. PT SCG Indonesia

Kategori: Waste Management Innovation

Program: Alternative Fuel and Alternative Material (AF/AR)

PT SCG Indonesia melalui anak usahanya, PT Semen Jawa, sukses mengembangkan fasilitas Refuse-Derived Fuel (RDF) Cimenteng di Kabupaten Sukabumi. Inisiatif strategis ini hadir sebagai solusi atas permasalahan kelebihan kapasitas tempat pemrosesan akhir sampah dengan mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular dan model kemitraan lintas sektor. Program ini mengolah limbah perkotaan menjadi bahan bakar alternatif (AF) untuk produksi semen serta memanfaatkan limbah industri sebagai bahan baku alternatif (AR).

Selain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, program yang turut menggerakkan pemberdayaan komunitas lokal melalui SCG Mentari Warriors ini berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca secara signifikan. Langkah terintegrasi ini dinilai sangat nyata dalam mendukung pencapaian target Net Zero 2050.

2. PT Triputra Agro Persada Tbk

Kategori: Decarbonization & Energy Transition Impact

Program: Penggunaan Sumber Energi Terbarukan dan Energi Bersih

PT Triputra Agro Persada Tbk meraih penghargaan atas komitmen kuatnya dalam mengadopsi energi bersih di seluruh operasional perusahaan. Perusahaan memanfaatkan Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah cair kelapa sawit secara optimal sebagai sumber energi terbarukan.

Langkah transisi energi ini dikombinasikan dengan penggunaan armada kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) dalam kegiatan operasionalnya. Inisiatif terintegrasi ini dinilai sejalan dengan target Net Zero Emission (NZE).

3. PT Bhimasena Power Indonesia

Kategori: Nature & Biodiversity Impact

Program: Program Kolaborasi Terumbu Karang

PT Bhimasena Power Indonesia dianugerahi penghargaan atas kepeduliannya terhadap kelestarian ekosistem pesisir melalui evaluasi dan pemulihan terumbu karang di Ujungnegoro. Program ini berfokus pada upaya menahan laju degradasi terumbu karang yang dipicu oleh penggunaan alat tangkap destruktif, seperti cantrang.

Melalui pendekatan kolaboratif, perusahaan tidak hanya memulihkan ekosistem laut, tetapi juga menjaga keanekaragaman hayati pesisir secara berkelanjutan. Upaya ini memberikan dampak langsung terhadap perlindungan biota laut dan keberlanjutan mata pencaharian nelayan lokal.

4. PT PNM (Permodalan Nasional Madani)

Kategori: Circular Economy Empowerment

Program: Program Kembang PNM

PT PNM berhasil memenangkan kategori ini berkat inovasi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis ekonomi sirkular. Melalui program Kembang PNM, perusahaan melibatkan nasabah ibu-ibu dalam jaringan Mekaar untuk mengolah sampah rumah tangga.

Limbah yang awalnya tidak bernilai disulap menjadi barang-barang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Program ini dinilai mampu mendorong kemandirian finansial keluarga prasejahtera sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan.

5. PT PELNI

Kategori: Upcycling Materials Innovation

Program: Upcycle Life Jacket

PT PELNI menunjukkan inovasi kreatif dalam pengelolaan limbah operasional pelayaran melalui program Upcycle Life Jacket. Perusahaan mengubah fungsi jaket pelampung yang sudah tidak terpakai atau kedaluwarsa menjadi berbagai produk baru yang bernilai ekonomis.

Inisiatif ini berhasil mengurangi volume limbah operasional yang sulit terurai sekaligus memberikan nilai tambah secara finansial. Dewan juri mengapresiasi efisiensi dan kreativitas PT PELNI dalam menerapkan prinsip upcycling pada aset perusahaan.

6. PT PLN Indonesia Power UBP Saguling

Kategori: Community Empowerment & Economic Impact

Program: Saguling Gerbang Lestari

PT PLN Indonesia Power UBP Saguling memenangkan penghargaan atas keberhasilannya mengurai permasalahan gulma eceng gondok di Waduk Saguling menjadi peluang ekonomi. Melalui program Saguling Gerbang Lestari, perusahaan mengedukasi dan memberdayakan masyarakat di sekitar wilayah operasi untuk mengolah eceng gondok menjadi produk kriya dan kerajinan.

Inisiatif ini terbukti efektif meningkatkan pendapatan masyarakat lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan waduk dari pendangkalan. Program ini dinilai menjadi perpaduan antara solusi lingkungan dan peningkatan kesejahteraan sosial.

7. PT BCA (Bank Central Asia)

Kategori: Future Generation Empowerment

Program: Genera-Z Berbakti

PT BCA meraih penghargaan atas program inovatif Genera-Z Berbakti yang mengolaborasikan lebih dari 2.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Para mahasiswa ini diterjunkan langsung sebagai co-creator untuk menguraikan potensi dan masalah di desa-desa binaan Bakti BCA.

Program ini menempatkan generasi muda sebagai akselerator inovasi berbasis riset untuk memperkuat fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan. Dewan juri menilai langkah BCA sangat strategis dalam memberdayakan pemuda sekaligus mengakselerasi kemandirian masyarakat desa.

8. PT PLN Energi Primer Indonesia

Kategori: Inclusive & Equitable Development

Program: Pemanfaatan Biomassa Berbasis Masyarakat (Green Economic Village)

PT PLN Energi Primer Indonesia menginisiasi program penanaman 50 ribu pohon biomassa di daerah Gunungkidul. Program Green Economic Village ini dirancang secara terintegrasi untuk memberikan dampak ganda bagi pasokan energi hijau dan ekonomi pertanian lokal.

Daun dari tanaman biomassa dimanfaatkan petani sebagai penghemat pakan ternak saat musim kemarau, sementara kotoran ternaknya dikelola menjadi pupuk organik untuk menghemat penggunaan pupuk kimia. Pendekatan terpadu ini berhasil menciptakan rantai nilai yang inklusif, ramah lingkungan, dan adil bagi masyarakat desa.

9. PT Pertamina

Kategori: Social Innovation & Circular Economy Impact

Program: SAGARI Berdikari

PT Pertamina menghadirkan program SAGARI Berdikari yang berfokus pada pengembangan pertanian mangga berkelanjutan melalui penerapan greenhouse, smart farming, tumpang sari, serta pemanfaatan limbah. Limbah kulit mangga diolah menjadi bioaktivator, sedangkan limbah segel tangki dimanfaatkan menjadi furnitur, sehingga menciptakan rantai ekonomi sirkular dari hulu hingga hilir.

Program ini juga bersifat inklusif dengan memberdayakan kelompok rentan, seperti perempuan ekspekerja migran dan lansia melalui KUPERA. Dengan Social Return on Investment (SROI) mencapai 2,23 dan telah membentuk empat kelompok tani baru, Pertamina berhasil membuktikan dampak sosial dan ekonomi yang terukur.

10. PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)

Kategori: Digital Governance & Transformation Excellence

Program: TIS (Technology & Information System)

PT INALUM dianugerahi penghargaan atas keberhasilannya mengimplementasikan sistem TIS yang dikembangkan oleh tim internal perusahaan. Program inovatif ini berfokus pada efisiensi operasional dan optimalisasi tata kelola berbasis digital.

Penggunaan teknologi ini secara signifikan berhasil memitigasi risiko keselamatan dan mengurangi angka kecelakaan kerja dalam operasional peleburan aluminium. Kemenangan ini menegaskan kepemimpinan INALUM dalam tata kelola perusahaan yang aman dan efisien berbasis transformasi digital.

11. PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP)

Kategori: Human Capital Development

Program: Program Beasiswa dan Up-skilling Tenaga Kerja Lokal

PT IWIP dinilai sukses membangun pengembangan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasionalnya secara berkelanjutan. Perusahaan memberikan beasiswa pendidikan tinggi kepada anak-anak muda lokal yang kemudian diserap langsung menjadi tenaga kerja profesional di IWIP.

Selain itu, perusahaan secara rutin memberikan pengayaan keahlian (up-skilling) bahasa Mandarin bagi karyawan. Komitmen pengembangan sumber daya manusia ini terbukti nyata dengan pencapaian 98 persen kualifikasi pegawai di IWIP yang merupakan tenaga kerja lokal.

12. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)

Kategori: Human Rights Collaborator

Program: Desa Sehat Bebas Stunting

PT BNI (Persero) Tbk mendapatkan penghargaan atas kontribusi aktifnya dalam mendukung program strategis pemerintah untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. Melalui program Desa Sehat Bebas Stunting, BNI hadir memfasilitasi akses kesehatan dan nutrisi yang layak.

Program ini memfokuskan bantuan pada pemenuhan hak-hak dasar anak, ibu hamil, orang tua, serta kelompok rentan lainnya. Dewan juri menilai langkah BNI ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial korporasi yang berdampak langsung pada perlindungan hak asasi manusia di sektor kesehatan dasar.

13. PT Pupuk Indonesia

Kategori: Transparency & ESG Disclosure Excellence

Program: CAO (Chief Transparency / ESG Disclosure Program)

PT Pupuk Indonesia berhasil memenangkan kategori ini atas komitmen terhadap keterbukaan informasi dan transparansi publik dalam pelaporan kinerja ESG. Melalui kepemimpinan tata kelola yang unggul dari manajemen, perusahaan mampu menyajikan pengungkapan ESG yang komprehensif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keterbukaan informasi ini memudahkan para pemangku kepentingan untuk memantau serta mengevaluasi komitmen keberlanjutan perusahaan. Langkah Pupuk Indonesia dinilai menjadi tolok ukur (benchmark) baru bagi transparansi BUMN di Indonesia.

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait