REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebanyak 40 orang dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dikerahkan untuk merekonstruksi wajah Yuvita Tri Rezeki (29 tahun) yang mengalami luka berat akibat dianiaya oleh tersangka Taufik Hidayat. Selain itu, pengunjung bakal tidak diperkenankan untuk menjenguk korban untuk meminimalisasi penyebaran infeksi.
Direktur Utama RSHS Bandung dr Rachim Dinata Marsidi mengatakan korban Yuvita mengalami luka berat banyak dan di daerah kepala bahkan tergolong berat penuh infeksi. Pihaknya telah melakukan operasi pembersihan luka dan ditemukan bakteri yang berat.
Baca Juga- Terungkap Taufik Hidayat Residivis Kasus KDRT, Kini Dijerat Pasal Berlapis di Kasus Yuvita
- Sayembara Berakhir Uang Rp250 Juta Diberikan ke Yuvita
- Dinkes Jabar Bantu Yuvita Korban Penyiksaan di Bandung Pulihkan Trauma
"Memang lukanya cukup banyak dan di daerah kepala dan boleh dikatakan bahwa ini sangat-sangat infeksi yang hebat. Boleh dikatakanlah, ada belatung mungkin ya, sudah ada," kata dia, Jumat (26/6/2026).
Ke depan, ia mengatakan pihaknya akan memperketat kunjungan bahkan sama sekali tidak boleh dijenguk. Sebab dikhawatirkan akan membawa kuman dan berdampak tidak dapat melaksanakan rekonstruksi.
"Karena kalau ada infeksi, pasti tidak akan bisa sembuh. Nah, kami sekarang ini sudah dari tanggal 10 ya, hampir sepekan kami ini sekarang, setelah dilakukan pembersihan kami terus eh, menurunkan atau menghilangkan infeksinya," kata dia.
Ia melanjutkan luka yang dialami Yuvita paling berat berada di bagian wajar dan direncanakan akan dilakukan rekonstruksi. Direktur RSHS Bandung mengatakan rekonstruksi dilakukan agar mendekati ke wajah yang dulu.
"RS Hasan Sadikin sudah membentuk 40 orang tim untuk menangani ibu ini dari mulai penyakit dalam, bedah mulut, bedah plastik, penyakit dalam, kemudian psikiater kami, psikolog kami, ahli gizi kami," kata dia.
Ia mengatakan kondisi tubuh korban kekurangan gizi. Pihaknya akan terlebih dahulu mengembalikan kondisi tubuh korban ke ideal agar bisa dilakukan rekontruksi.
"Kurang lebih lebih dari 3 bulan, kami akan bertahap melakukan rekonstruksi di wajah ini karena dari mulai mulut, hidung, pipi ya," ungkap dia.
Ia mengatakan terdapat fraktur di wajah korban dan memerlukan implan dengan harga yang tinggi. Pihaknya akan memastikan menjaga pasien.
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Selasa (23/6/2026). Polda Jabar menangkap Taufik Hidayat yang berstatus daftar pencarian orang di Kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung yang selanjutnya akan diperiksa atas kasus penyekapan dan penganiayaan berat terhadap seorang wanita berinisial YTR selama tiga tahun. - (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika