Nasional

Satu Hektar Hutan Pinus di Kawasan Kaki Gunung Tangkuban Parahu Terbakar

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Kawasan hutan di kaki Gunung Tangkuban Parahu, tepatnya di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat terbakar. Satu hektare pohon pinus di...

18 Oktober 2026, pukul 12:09 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Kawasan hutan di kaki Gunung Tangkuban Parahu, tepatnya di Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat terbakar. Satu hektare pohon pinus di kawasan itu pun ludes terbakar.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau panjang itu terjadi dalam dua hari terakhir, Jumat (16/10/2026) dan Sabtu (17/10/2026). Petugas gabungan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api secara manual karena titik lokasi karhutla itu sulit diakses mobil pemadam kebakaran. 

Baca Juga

"Awal kejadiannya kebakaran hutan kemarin itu pukul 12.30 WIB di kawasan hutan petak 60 O jenis tanaman pinus. Masuk wilayah administratif Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang," kata Komandan Regu Polhut Budi Hartono saat dikonfirmasi, Ahad (18/10/2026). 

Kebakaran terjadi pada Jumat di petak 45 C RPH Lembang, BKPH Lembang KPH Bandung Utara. Petugas gabungan kembali melakukan pengecekan dan patrloli di hari Sabtu dan ternyata apinya sudah merembet ke petak 60 O.

"Kebakaran tersebut diduga dari bekas kebakaran yang masih ada bara api yang tertiup angin kencang dan cuaca sangat panas sehingga merembet ke petak 60 O," terangnya. 

Budi mengatakan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 1 hektare dari kawasan hutan lindung seluas 10,2 hektare yang ditanami pohon pinus tahun 1967. Pascapemadaman, lanjut Budi, petugas melakukan penyisiran di sekitar lokasi sejak Minggu pagi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Sampai saat ini, jajaran BKPH Lembang bersama anggota polisi hutan dan unsur terkait masih siap siaga untuk mengantisipasi kebakaran susulan," ujarnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, terutama saat cuaca panas dan angin kencang, guna mencegah api kembali meluas ke kawasan hutan lainnya. "Apabila masyarakat mendapatkan informasi kebakaran segera laporkan kepada pihak berwenang agar segera ditangani," kata Budi.

Lihat di situs asli

Berita terkait