REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Anggota parlemen Israel, Ariel Kellner, menyatakan bahwa Turki adalah "negara musuh" di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.
Kellner, anggota Knesset dari Partai Likud Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan radio Galei Israel bahwa Turki merupakan negara musuh dan Presiden Recep Tayyip Erdogan seorang diktator yang berupaya memulihkan kekhalifahan Islam.
Baca Juga- Kurangi Emisi Karbon, Pemprov DKI Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit Akhir Pekan Ini
- Laporan: Israel Rekrut Penasihat Presiden UEA
- Israel Kosongkan Empat Ruangan Masjidil Aqsa, Kendali Zionis Kian Mencengkeram
"Dia adalah orang yang sangat berbahaya yang sangat membenci Israel," kata Kellner.
Ia menambahkan bahwa Israel dan negara-negara Barat harus memandangnya sebagai ancaman.
Komentar Kellner muncul setelah Erdogan mengatakan pada Selasa bahwa serangan Israel terhadap Suriah dan Lebanon telah mencapai titik di mana operasi militer tersebut menimbulkan ancaman bagi Turki. Agresi Israel, kata Erdogan, telah mengancam keamanan seluruh dunia.
"Israel harus dihentikan, ini adalah tugas kemanusiaan," kata Erdogan.
Lihat postingan ini di Instagram
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika