REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tiga wisatawan tenggelam di Pantai Karangpapak, Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditemukan meninggal dunia, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Ketiga jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Pameungpeuk.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana mengatakan ketiga wisatawan terseret ombak, Selasa (25/8/2026) siang. Ketiga korban yaitu Murdani Siahaan (18 tahun), Irfan Nababan (18 tahun), dan Ardi M. Nababan (27 tahun).
Baca Juga- Simbol dan Makna Senjata dalam Roman Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk
- Tim SAR Palembang Cari Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Selabung OKU Selatan
- Pitbull Gigit Anak Hingga Luka di Bandung, K9 Trainer Ingatkan Tanggung Jawab Pemilik Anjing
Ia mengatakan peristiwa para korban terseret arus ombak berawal dari Ardi yang tengah berenang terseret ombak. Dua rekannya Irfan dan Murdani berusaha menolong akan tetapi malah ikut terseret ombak.
Pihaknya yang mendapati laporan langsung melakukan upaya pencarian. Pada Rabu (26/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB salah seorang korban Murdani berhasil ditemukan dan dievakuasi ke rumah sakit dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya, pada Kamis (27/8/2026) pagi kedua korban lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pada pukul 06.00 WIB, korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pameungpeuk.
"Setelah seluruh korban berhasil ditemukan dan teridentifikasi, pada pukul 06.50 WIB Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing penutupan operasi," ucap dia, Kamis (27/8/2026).
Ia mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, mematuhi rambu-rambu keselamatan di kawasan wisata pantai. Serta menghindari aktivitas berenang di area yang memiliki arus kuat dan berbahaya.
"Kami mengimbau masyarakat maupun wisatawan selalu memperhatikan kondisi cuaca, gelombang dan arus laut dan mematuhi arahan petugas keselamatan," kata dia.
Ikuti Whatsapp Channel Republika