Nasional

Transformasi Bisnis Diganjar Predikat Very Good di Ajang Indonesia Best Business Transformation 2026

  JAKARTA – Transformasi bisnis dari layanan konvensional menuju sektor digital dapat mengantarkan sebuah perusahaan meraih predikat Very Good dalam ajang Indonesia Best Business Transformation 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam...

6 November 2026, pukul 11:52 WIB · dibaca 0 kali

 

JAKARTA – Transformasi bisnis dari layanan konvensional menuju sektor digital dapat mengantarkan sebuah perusahaan meraih predikat Very Good dalam ajang Indonesia Best Business Transformation 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu lalu.

Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PERURI, Farah Fitria Rahmayanti. Ajang yang mengusung tema “Driving Smart Business Transformation towards Corporate Maturity and Sustainability” tersebut memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai berhasil menjalankan transformasi bisnis.

Dalam penilaiannya, transformasi yang dilakukan mencakup pengembangan kapabilitas digital, kesiapan infrastruktur, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Perusahaan juga dinilai mampu menjaga kompetensi inti yang telah dibangun selama lebih dari lima dekade di tengah perubahan model bisnis.

Farah mengatakan, transformasi teknologi perlu tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga prinsip keandalan, keamanan, dan keaslian produk.

“Teknologi yang digunakan memang berubah, tetapi prinsip yang dijalankan tetap sama, yaitu menjaga kedaulatan serta menjamin keaslian. Penghargaan ini menjadi refleksi atas kegigihan seluruh insan PERURI dalam melangkah ke bisnis baru tanpa meninggalkan kekuatan fundamental keandalan dan keamanan produk yang selama ini kami miliki,” kata Farah.

Selain pengembangan bisnis digital, transformasi tersebut juga berkaitan dengan kesiapan perusahaan dalam menjalankan mandat sebagai GovTech Indonesia, termasuk mendukung integrasi layanan publik pemerintah.

Ke depan, pengembangan kapabilitas teknologi dan sumber daya manusia menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan bisnis digital serta mendukung agenda kedaulatan digital nasional.

Lihat di situs asli

Berita terkait