REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff tengah menuju Swiss, tempat putaran pertama perundingan AS-Iran terkait potensi kesepakatan nuklir diperkirakan akan diadakan. Hal tersebut dilaporkan Axios, mengutip pejabat AS yang tidak disebutkan namanya.
Menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner sudah berada di Swiss, kata pejabat itu. Laporan tersebut menyebutkan belum jelas apakah jadwal baru untuk negosiasi telah dijadwalkan.
Baca Juga- Ini yang Terjadi dalam Pemerintahan Israel Setelah Kesepakatan Damai AS dan Iran
- Israel Terus Serang Lebanon, Perundingan AS-Iran di Swiss Ditunda
- Laga Krusial Lawan Belgia, Iran Khawatir Soal Waktu Adaptasi
Perundingan tersebut sebelumnya diharapkan dimulai pada Jumat (19/6/2026), tetapi ditunda karena pertempuran antara Israel dan gerakan Syiah Lebanon, Hizbullah, di Lebanon. Laporan itu juga menyebutkan bahwa delegasi AS diperkirakan dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance, tetapi dia menunda perjalanannya pada Kamis (18/6/2026), dan belum jelas apakah dia akan pergi ke sana akhir pekan ini.
Pada 14 Juni, Iran dan AS mengonfirmasi bahwa penyusunan nota kesepahaman telah selesai. Pada malam sebelum 18 Juni, kedua negara menandatangani dokumen tersebut secara jarak jauh yang menjamin berakhirnya konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.
Memorandum tersebut akan memberi kedua negara waktu 60 hari untuk menegosiasikan kesepakatan akhir terkait isu nuklir Iran dan sanksi AS. Selain itu, memorandum tersebut juga menetapkan tenggat waktu bagi AS untuk mencabut blokade angkatan lautnya, dan bagi Iran untuk memulihkan pelayaran di Selat Hormuz.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : Antara