REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Sebuah video yang yang menampilkan Jalan Raya Bandung-Cianjur, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat bak kawasan bersalju viral di media sosial. Sekilas, tayangan tersebut menampilkan suasana layaknya dipenuhi salju.
Atap rumah, pepohonan hingga lingkungan sekitar tampak memutih seperti tertutup lapisan salju. Namun kenyataannya, pemandangan tersebut bukan disebabkan fenomena alam turunnya salju seperti di Korea dan negara empat musim lainnya, namun diduga akibat polusi debu dari aktivitas pabrik pengolahan batu kapur yang berada di kawasan tersebut.
Baca Juga- Tak Pakai Listrik PLN, Ada Permukiman di Bandung Barat Tetap Terang saat Pemadaman Bergilir
- Capaian Penting Jeje-Asep di Moment HUT ke-19 Kabupaten Bandung Barat
- Cegah Jual Beli Kursi di SPMB, Disdik Bandung Barat Minta Masyarakat tak Tergiur Janji Palsu
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah bangunan dan pepohonan tertutup debu berwarna putih yang menyelimuti hampir seluruh area sekitar. Kondisi tersebut menurut warga dan pengendara memang sudah berlangsung lama.
"Saya sering lewat jalan ini memang selalu berdebu. Apalagi pas musim kemarau gini, ditambah lagi panas," kata Restu Nugraha (36), salah seorang pengendara, Senin (22/6/2026).
Sementara itu salah seorang warga, Hidayat (42), mengatakan, keberadaan industri pengolahan batu kapur diduga memberikan dampak terhadap kualitas udara di lingkungan tempat tinggalnya. Menurut dia, debu yang beterbangan tidak hanya mengotori rumah dan tanaman, tetapi juga dikhawatirkan memengaruhi kesehatan warga.
"Iya apalagi musim kemarau seperti sekarang, karena penggilingan batu kapur memerlukan air cukup banyak, nah kalau kemarau biasanya air mungkin kurang ditambah angin kencang jadi tertiup keluar kawasan industri," kata Hendra.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika