Nasional

Walhi Jabar Beberkan Sejumlah Masalah Pembangunan Data Center AI di Jatiluhur

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat membeberkan sejumlah permasalahan dalam pembangunan data center kecerdasan buatan di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Mereka menyebut potensi pasokan air dapat...

14 Oktober 2026, pukul 02:58 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat membeberkan sejumlah permasalahan dalam pembangunan data center kecerdasan buatan di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Mereka menyebut potensi pasokan air dapat berkurang di tengah kondisi daerah aliran sungai (DAS) yang masih rusak.

Direktur Utama Walhi Jabar Wahyudin Iwang mengatakan keberadaan Waduk Jatiluhur sangat penting dalam memenuhi kebutuhan air untuk masyarakat. Ia menyebut pasokan air waduk berasal dari Sungai Citarum dan anak sungai lainnya.

Baca Juga

"Terdapat 600 mikro DAS itu dalam kondisi sangat kritis," ucap dia kepada wartawan, Selasa (13/10/2026).

Ia melanjutkan kerusakan kawasan hulu pun dapat memengaruhi ketersediaan air untuk Waduk Jatiluhur. Oleh karena itu pemilihan DAS harus menjadi prioritas untuk menjaga pasokan air masyarakat.

"Jatiluhur itu dapat air dari mana gitu ya, dari anak-anak sungai maupun juga dari Sungai Citarum itu sendiri," kata dia.

Berdasarkan kajian berjudul "Demam Data Center: Lebih dari Sekadar Amdal" yang disusun Trend Asia pada 13 Oktober 2026, dipaparkan neraca air untuk data center AI CGK4 Jatiluhur. Hasilnya, sistem pendingin yang digunakan pusat data AI adalah liquid to chip.

 

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait