Nasional

Wali Kota Medan: Keterampilan Jadi Kunci, Bukan Sekadar Ijazah

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan bahwa penguasaan keterampilan spesifik kini menjadi kualifikasi utama yang dicari dunia usaha, menggeser paradigma lama yang hanya mengandalkan...

4 November 2026, pukul 19:15 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan bahwa penguasaan keterampilan spesifik kini menjadi kualifikasi utama yang dicari dunia usaha, menggeser paradigma lama yang hanya mengandalkan ijazah. Hal ini disampaikannya saat membuka program Pelatihan Berbasis Kompetensi yang digelar Pemerintah Kota Medan pada Rabu.

Menurut Rico, perusahaan saat ini tidak lagi sekadar mencari ijazah, melainkan membutuhkan tenaga kerja yang benar-benar memiliki keterampilan mumpuni. "Saat ini perusahaan tidak lagi sekadar mencari ijazah, melainkan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan," ujarnya di Medan.

Ia menjelaskan bahwa penguasaan keterampilan spesifik memberikan peluang lebih besar bagi para pencari kerja untuk terserap oleh perusahaan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing. Keterampilan tersebut, lanjutnya, dapat diasah bilamana masyarakat bersungguh-sungguh melakukannya sehingga peluang mendapat pekerjaan lebih mudah terwujud.

Adaptif Terhadap Kemajuan Zaman

Rico Waas mendorong masyarakat untuk mengasah kemampuan, terutama di sektor-sektor yang adaptif terhadap kemajuan zaman dan teknologi. "Mari asah kemampuan kita terkhusus di sektor yang adaptif terhadap kemajuan zaman dan teknologi," katanya.

Sebagai langkah konkret dalam meningkatkan keterampilan masyarakat, ia menegaskan bahwa pemerintah kota setempat bakal gencar melakukan pelatihan berbasis kompetensi yang menjaring generasi-generasi muda. Program ini menjadi salah satu upaya strategis untuk menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.

"Kegiatan kali ini kita melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan sebagai bekal di dunia kerja," ujar Rico. Pelatihan yang diikuti 200 peserta ini mencakup berbagai bidang keahlian, mulai dari operator forklift, teknisi pendingin, barista, barber, hingga keahlian khusus lainnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, menjelaskan bahwa program tersebut menindaklanjuti aspirasi anggota DPRD dan masyarakat, termasuk melalui kegiatan Sapa Warga. Selain memperoleh keterampilan dan sertifikasi, para peserta juga berpeluang mendapatkan penempatan kerja maupun bantuan peralatan untuk memulai usaha mandiri.

"Ini menjadi upaya kita untuk menjembatani para pencari kerja agar siap terserap langsung di dunia kerja," ujar Rico Waas.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Lihat di situs asli

Berita terkait