Nasional

481 Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan MBG

Sebanyak 481 siswa diduga keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis di Dramaga, Bogor, Jawa Barat.

27 Oktober 2026, pukul 11:18 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Peristiwa 481 Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan MBG CNN Indonesia Selasa, 27 Okt 2026 18:18 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Ilustrasi. Ratusan siswa SMP keracunan MBG. (CNN Indonesia/Febria Adha L) Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 481 siswa SMP di Dramaga, Bogor, Jawa Barat (Jabar) diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Jumlah siswa-siswi yang datang untuk meminta bantuan pengobatan itu jumlahnya 481 siswa-siswi," kata Bupati Bogor Rudy Susmanto mengutip detikcom, Selasa (27/10).

Rudy menjelaskan sebagian besar siswa SMP yang keracunan sudah dipulangkan karena kondisi sudah membaik. Ia menjelaskan gejala keracunan terjadi pada Senin (26/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, kondisi para siswa berangsur membaik dan stabil bahkan akan dipulangkan," kata Rudy.

Lihat Juga :92 Siswa Cisarua Bogor Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan Makanan

"Indikasi terjadinya keracunan makanan atau minuman itu terjadi kemarin tanggal 26 Oktober 2026. Gejala-gejalanya baru muncul tadi malam, ada yang tadi malam, ada yang tadi pagi," imbuhnya.

Rudy menyebutkan ratusan siswa diduga keracunan sebagian besar ditangani tim kesehatan Puskesmas Cangkurawok dan sejumlah orang sempat dirujuk ke beberapa rumah sakit.

Dari total 481 orang, korban yang masih menjalani perawatan tersisa beberapa siswa.

"Dari 481 ini yang hari ini masih ada di Puskesmas Cangkurawok dan akan segera dipulangkan karena kondisinya stabil, kondisinya baik, kurang lebih ada 9 siswa. Di Rumah Sakit KBP yang dirujuk ada 19, sudah kembali sebanyak 16, masih ada 3. Di RSM dari 14 siswa-siswi, masih ada 1," kata Rudy.

Dia memastikan seluruh pembiayaan pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, baik di rumah sakit pemerintah, Puskesmas, maupun di rumah sakit swasta yang merupakan rumah sakit rujukan dari Puskesmas Cangkurawok.

Lihat Juga :DEN Ungkap Mayoritas Penerima MBG Siswa Kaya Ketimbang yang Miskin

Ia juga memastikan saat ini sampel makanan MBG yang menjadi penyebab keracunan masih diuji di laboratorium.

"Untuk sampel makanan dan minuman telah diambil untuk diuji di laboratorium oleh Dinas terkait," ungkap Rudy.

Kapolsek Dramaga Iptu AM Zalukhu menyebut ratusan korban diduga keracunan MBG itu berasal dari tiga sekolah menengah pertama negeri (SMPN).

"Betul ada keracunan, beberapa ratus orang, ada dari SMP 1, SMP 2, sekarang ada lagi dari SMP 3," kata Zalukhu.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi Kepala BGN Sudaryono terkait kasus keracunan ratusan siswa di Bogor. Namun hingga berita diturunkan Sudaryono belum merespons.

Lihat Juga :2 TAHUN PRABOWO-GIBRAN2 Tahun Prabowo-Gibran dan 57 Juta Penerima MBG

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait