Nasional

8 Tradisi Unik Masyarakat Era Ottoman, dari soal Istri Naik Tangga hingga Hidangan Kopi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kesultanan Ottoman didirikan pada 1299 dan berakhir pada 1924. Dengan demikian, kekuasaan Ottoman berlangsung selama lebih dari enam abad dan mencakup wilayah yang sangat luas di Asia, Afrika,...

25 Juni 2026, pukul 13:00 WIB · dibaca 0 kali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kesultanan Ottoman didirikan pada 1299 dan berakhir pada 1924. Dengan demikian, kekuasaan Ottoman berlangsung selama lebih dari enam abad dan mencakup wilayah yang sangat luas di Asia, Afrika, dan Eropa.

Masa pemerintahan yang panjang tersebut melahirkan banyak tradisi dan kebiasaan khas Ottoman.

Baca Juga

Meskipun masyarakatnya terdiri dari beragam suku, budaya, dan agama, terdapat sejumlah kebiasaan yang dipraktikkan secara luas oleh berbagai kelompok yang hidup di bawah pemerintahan Ottoman.

1. Kedermawanan kaum kaya yang menjaga martabat kaum miskin

Kalangan kaya pada masa Ottoman dikenal sangat dermawan. Namun, mereka berusaha membantu orang miskin tanpa membuat penerimanya merasa malu atau berutang budi secara langsung.

Salah satu caranya adalah dengan mendatangi toko kelontong, pedagang sayur, atau tempat usaha lainnya yang biasa memberikan utang kepada pelanggan.

Mereka kemudian meminta buku catatan utang dan diam-diam melunasi sebagian atau seluruh utang beberapa orang tanpa menyebutkan identitas mereka.

Akibatnya, orang-orang miskin sering kali mendapati utang mereka telah lunas tanpa mengetahui siapa yang membayarnya. Dengan cara ini, mereka terbebas dari beban utang tanpa harus merasa rendah diri atau sungkan kepada para dermawan.

 

Arsitektur peninggalan Ottoman - (republika)

Loading...
Lihat di situs asli

Berita terkait