Nasional

Poltracking: Mayoritas Masyarakat Percaya Pemerintahan Prabowo-Gibran

Survei Poltracking menunjukkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 63,2%. Publik optimis akan perbaikan kinerja pemerintah.

31 Agustus 2026, pukul 21:00 WIB · dibaca 0 kali

Nasional Politik Poltracking: Mayoritas Masyarakat Percaya Pemerintahan Prabowo-Gibran CNN Indonesia Selasa, 01 Sep 2026 04:00 WIB Bagikan: URL berhasil disalin Survei Poltracking menunjukkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 63,2%. (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden) Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil survei lembaga Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran tercatat berada di angka 63,2 persen.

Peneliti utama Poltracking Masduri Amrawi mengatakan hasil survei itu menunjukkan mayoritas masyarakat masih menaruh kepercayaan terhadap pemerintahan.

"Kepercayaan ini mencerminkan harapan masyarakat yang kuat agar pemerintah terus melakukan langkah perbaikan kinerja secara berkelanjutan. Publik juga meyakini bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran memiliki komitmen dan kapasitas mumpuni untuk segera membenahi berbagai tantangan ekonomi nasional," kata Masduri dalam keterangan tertulis, Senin (31/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Survei tersebut juga merekam angka kepuasan masyarakat yang berada pada angka 55,1 persen.

Angka itu dinilai menunjukkan berbagai program strategis yang telah diluncurkan oleh kabinet cukup memberikan pengaman sehingga approval rating cenderung stabil.

Lihat Juga :Prabowo Disambut Ribuan Santri di Muktamar NU

Survei juga merekam kinerja pemerintah dalam berbagai sektor krusial pembangunan. Sektor pendidikan memimpin dengan tingkat kepuasan mencapai 63,9 persen, disusul oleh bidang sosial budaya sebesar 63,7 persen dan kesehatan pada 62,6 persen.

Sementara itu, kepercayaan yang tinggi juga menaungi berbagai institusi negara. Tentara Nasional Indonesia (TNI) meraih predikat lembaga paling dipercaya dengan skor 67,9 persen, diikuti oleh institusi Kepresidenan yang meraih angka 57,7 persen.

Selain itu, survei menemukan sebanyak 51,9 persen responden sepakat penyegaran jajaran menteri dinilai perlu untuk semakin mengakselerasi pemulihan ekonomi dan penegakan hukum.

"Kami melihat ada antusiasme dan keyakinan publik bahwa segala masukan akan dijawab dengan langkah taktis serta penyempurnaan program oleh pemerintah," ujarnya.

Poltracking menyelenggarakan survei nasional pada pertengahan Agustus 2026, dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling.

Lihat Juga :RI Perlu Standar Nasional Ukur Metana untuk Dorong Penurunan Emisi TPA

Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 14 - 20 Agustus 2026. Sampel pada survei ini adalah 1220 responden dengan margin of error sekitar 2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Klaster survei menjangkau 38 provinsi di seluruh Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2024, sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih.

Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka terhadap responden yang telah terpilih secara acak serta dibantu teknologi aplikasi. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa/kelurahan terpilih.

(yoa/isn) Bagikan: URL berhasil disalin
Lihat di situs asli

Berita terkait