REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan ucapan selamat kepada Abdul Hakim Mahfudz yang akrab disapa Gus Kikin atas terpilihnya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031. Ucapan ini disampaikan Cak Imin, sapaan akrabnya, di Jakarta pada Senin.
"Selamat berjuang Gus Kikin. Semoga sukses dalam rida dan pertolongan Allah SWT," ujar Cak Imin dalam keterangannya. Ia menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru ini dapat berjalan sesuai dengan pedoman organisasi.
Cak Imin secara khusus berpesan agar Gus Kikin berpegang teguh pada Qanun Asasi NU dan menjaga keistikamahan dalam mengemban amanah. "Selamat berjuang mengimplementasikan Qanun Asasi. Semoga istikamah selalu," katanya menambahkan.
Pesan Refleksi dari Dinamika Organisasi
Lebih lanjut, politikus senior PKB itu menitipkan pesan reflektif kepada pemimpin baru PBNU. Ia mengajak Gus Kikin untuk menjadikan pengalaman organisasi selama lima tahun terakhir sebagai pelajaran berharga dalam memimpin ke depan.
"Mari belajar dari pengalaman lima tahun terakhir ini. Insyaallah kebaikan akan menghapus keburukan," ujar Cak Imin. Pesan ini dinilai sebagai dorongan agar PBNU terus melakukan perbaikan dan memperkuat konsolidasi internal.
Sebelumnya, Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU setelah sembilan anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) melakukan musyawarah dan mengambil keputusan secara mufakat. Proses pemilihan ini berlangsung dalam Muktamar NU di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin.
Dalam pemilihan tersebut, Gus Kikin berhasil mengungguli sejumlah kandidat kuat lainnya, yaitu Zulfa Mustofa, Abdussalam Shohib, Yahya Cholil Staquf, dan Abdul Ghaffar Rozin. Kemenangan ini menandai babak baru estafet kepemimpinan di tubuh organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
Ikuti Whatsapp Channel Republika sumber : antara