REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN—Amerika Serikat tengah mempersiapkan kemungkinan melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran.
Rencana yang disiapkan mencakup berbagai opsi, mulai dari pengeboman fasilitas nuklir dan infrastruktur seperti jembatan hingga operasi terhadap pulau-pulau Iran, menurut laporan The Wall Street Journal, dikutip Aljazeera, Ahad (25/10/2026).
Baca Juga- Penyakit Hati yang Sangat Berbahaya dan Dilarang Islam, Bagaimana Mengatasinya?
- Binatang yang Menyeret Tiga Golongan Manusia ke Neraka Jahanam
- 9 Alasan Mengapa Muslim tak Boleh Membiarkan Kemaksiatan Terjadi di Sekitarnya
Persiapan ini berlangsung meskipun Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan bahwa sebagian besar kemampuan militer Iran telah dihancurkan.
Sebuah kelompok tempur tambahan kapal induk dan satuan ekspedisi marinir dilaporkan sedang bergerak menuju kawasan Timur Tengah.
Pengerahan tersebut memperluas pilihan militer yang tersedia bagi Trump, yang disebut cenderung ingin kembali melancarkan operasi besar.
Namun, menurut sejumlah pejabat AS yang dikutip The Wall Street Journal, belum ada keputusan final untuk melaksanakan serangan tersebut.
Surat kabar itu melaporkan bahwa kedatangan kelompok tempur kapal induk tambahan akan meningkatkan jumlah kapal perang AS yang beroperasi di Timur Tengah menjadi lebih dari 24 unit.
Pergerakan ini mengindikasikan adanya persiapan untuk kemungkinan dimulainya kembali operasi militer terhadap Iran.
Loading... Ikuti Whatsapp Channel Republika