Nasional

Autentikasi Jadi Kunci Membangun Kepercayaan di Pasar Jam Tangan Pre-Owned

JAKARTA — Transaksi jam tangan mewah bekas atau pre-owned melalui platform digital membutuhkan sistem autentikasi dan pembayaran yang transparan. Kejelasan kondisi barang, identitas penjual, hingga mekanisme pengiriman menjadi faktor...

26 Oktober 2026, pukul 11:26 WIB · dibaca 0 kali

JAKARTA — Transaksi jam tangan mewah bekas atau pre-owned melalui platform digital membutuhkan sistem autentikasi dan pembayaran yang transparan. Kejelasan kondisi barang, identitas penjual, hingga mekanisme pengiriman menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan dalam perdagangan barang bernilai tinggi.

Kebutuhan tersebut menjadi perhatian Flecto.id, marketplace jam tangan mewah pre-owned yang beroperasi di Indonesia sejak 2022. Perusahaan menerapkan proses autentikasi terhadap jam tangan yang dibeli melalui platformnya sebelum transaksi diselesaikan.

Flecto juga menggunakan sistem escrow, yakni dana pembayaran pembeli baru diteruskan kepada penjual setelah jam tangan melewati proses autentikasi dan dinyatakan aman untuk dikirimkan kepada pembeli.

CEO Flecto Bima Satria mengatakan, transparansi diperlukan agar konsumen dapat memahami barang yang dibeli dan proses transaksi yang dijalankan.

“Ketika membeli sesuatu yang bernilai melalui internet, wajar jika kita ingin mengetahui dengan jelas siapa yang berada di balik transaksi dan apa yang sebenarnya akan kita terima,” ujar Bima dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/10/2026).

Menurut dia, proses transaksi perlu mencakup kejelasan identitas penjual, informasi jam tangan, autentikasi, pembayaran, hingga pengiriman. Langkah tersebut diharapkan membantu konsumen mengambil keputusan dengan lebih tenang.

Flecto mencatat telah memfasilitasi lebih dari 1.200 transaksi dan memiliki jaringan lebih dari 200 penjual aktif terverifikasi selama empat tahun beroperasi. Penjual di platform tersebut terdiri atas individu, kolektor, hingga dealer profesional dari berbagai daerah di Indonesia.

Berdasarkan data internal perusahaan pada 2026, Rolex menjadi merek dengan aktivitas transaksi tertinggi di platform tersebut, disusul TAG Heuer dan Omega.

Selain transaksi melalui marketplace, Flecto menyediakan layanan bagi pemilik jam tangan yang ingin menjual koleksinya secara langsung melalui layanan Jual Instant. Perusahaan juga mengembangkan layanan Beli Jam dan Gadai untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang berbeda.

Untuk layanan gadai, Flecto bekerja sama dengan mitra yang memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Skema tersebut memungkinkan pemilik jam tangan memanfaatkan nilai koleksinya tanpa harus langsung menjual barang tersebut.

COO Flecto Nikolas Tjhin mengatakan, pengembangan layanan dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan pemilik jam tangan, baik yang ingin membeli, menjual, maupun memanfaatkan koleksinya melalui layanan lain.

“Kami memahami bahwa kebutuhan setiap pemilik jam tangan bisa berbeda. Ada yang ingin menjual koleksi, ada yang sedang mencari jam tertentu, dan ada pula yang ingin memanfaatkan layanan lain tanpa harus langsung menjual jamnya,” kata Nikolas.

Dalam transaksi lintas wilayah, Flecto melayani pengiriman ke berbagai tujuan di Indonesia dan mancanegara dengan perlindungan asuransi senilai penuh barang. Konsumen juga dapat mengajukan penawaran serta memilih opsi melihat jam tangan secara langsung dan mengambil barang di sejumlah lokasi di Jakarta.

Co-founder Flecto Gary Lilardi mengatakan, perdagangan jam tangan tidak semata-mata berkaitan dengan nilai barang, tetapi juga pengalaman pemiliknya. Karena itu, perusahaan berupaya membangun kepercayaan melalui komunikasi dan informasi yang jelas selama proses transaksi.

Meski demikian, data jumlah transaksi dan penjual tersebut merupakan informasi internal perusahaan. Angka itu belum menggambarkan keseluruhan kondisi pasar jam tangan mewah pre-owned di Indonesia.

Lihat di situs asli

Berita terkait